Pernah Coba "Skip Challenge", Ben Kasyafani Kapok

Kompas.com - 13/03/2017, 18:19 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan penyiar radio Ben Kasyafani (33) mengaku pernah mencoba melakukan 'permainan' skip challenge saat remaja.

Sebagai informasi, tantangan yang sedang populer di kalangan anak muda Indonesia itu sedang ramai dibicarakan karena menyebabkan pemainnya pingsang dan kejang-kejang.

"Pernah sih dulu waktu zaman masih ABG ya. Gue pernah gituin teman gue dulu dan gue juga pernah digituin," kata Ben dalam wawancara di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017) sore.

Kala itu, Ben dan teman-temannya merasa penasaran karena merasa skip challenge seperti sulap. Namun, ketika seorang temannya jatuh pingsan usai bermain tantangan itu, ayah satu anak ini pun panik dan kapok melakukan skip challenge lagi.

"Gue langsung berhenti, enggak pernah lagi, guru-guru sampai datang," ujarnya.

"Bahaya banget. Jadi, aduh jangan dicobain, bahaya sih. Gue pernah ngerasain itu, enggak enak banget, eneg. Gas lo naik gitu, kepala lo pusing seharian. Jangan deh," ucap Ben lagi.

Karena pernah mengalami dan hampir menjadi korban, ia pun meminta agar anak-anak muda Indonesia berhenti melakukan tantangan itu.

"Katanya sih sampai bisa menyebabkan kerusakan otak," katanya.

"Jadi adik-adikku yang manis-manis yang baik-baik, jangan lagi ya, itu berbahaya sekali. Apalagi disebar-sebarkan videonya karena nanti akan menimbulkan lebih banyak lagi rasa penasaran dan lebih banyak yang mencoba. Kalian enggak mau kan teman kalian atau mungkin kalian sendiri nanti tiba-tiba skip terus," ucap Ben.

Sebagai informasi, skip Challenge tenga banyak mendapat kecaman karena dinilai bisa menyebabkan kerusakan otak hingga berujung kematian. Di AS saja, tantangan ini telah banyak memakan korban.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mencatat bahwa ada 82 media di AS yang melaporkan kematian karena skip challenge pada rentang waktu 1995-2007.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.