Kunto Aji: "Bullying" Berpindah dari Dunia Nyata ke Media Sosial

Kompas.com - 15/03/2017, 21:08 WIB
Kunto Aji diabadikan di NoName Cafe, Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017). Kunto menghadiri perilis singel berjudul To Long To Be Alone garapan OM PMR yang merupakan lagu daur ulang miliknya yang berjudul Terlalu Lama Sendiri. KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANKunto Aji diabadikan di NoName Cafe, Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017). Kunto menghadiri perilis singel berjudul To Long To Be Alone garapan OM PMR yang merupakan lagu daur ulang miliknya yang berjudul Terlalu Lama Sendiri.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis Kunto Aji menyayangkan kejadian teman-teman artis yang diputus pekerjaannya gara-gara 'terpleset' ketika mengungkapkan pendapat melalui media sosial.

Tanpa menyebut nama yang dimaksud, kata Kunto, pendapat mereka berkait dengan isu politik dan agama cukup sensitif.

"Karena sensitif banget, maksudnya berantem gitu, tapi ketemu malah enggak ngapa-ngapain. Tapi malah merugikan beberapa orang. Kan ada yang sampai di-cut beberapa programnya," ujar kata Kunto ketika menghadiri peluncuran singel OM PMR di NoName Cafe, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017).

Kunto mengatakan, di era digital seperti sekarang ini, setiap ada pendapat yang berbeda pasti akan akan terjadi perdebatan tak berujung dan dampaknya akan terasa sampai di dunia nyata.

"Bullying itu berpindah dari dunia nyata ke media sosial dan ternyata dampaknya ke dunia nyata lagi," kata dia.

Menurut Kunto, artis yang menggunakan media sosial seharunya lebih bijak menggunakan akunnya. Jangan sampai kesalahannya itu malah membuat karier keartisan hancur berantakan.

Kunto mengatakan, lebih baik pendapat yang ingin mereka ungkapkan itu diutarakan di sebuah forum dan dibahas dengan kalangan berkompeten di bidangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya enggak mau komentari atau apatis, tapi lebih baik di meja bundar dan berdiskusi dengan orang-orang yang mengerti dan kompeten di bidang itu," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.