Denny Sumargo Merasa Aneh Diajak Main Film "Kartini"

Kompas.com - 06/04/2017, 11:55 WIB
Denny Sumargo diabadikan usai konferensi pers film Kartini di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (5/4/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGDenny Sumargo diabadikan usai konferensi pers film Kartini di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (5/4/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Denny Sumargo mengatakan, ia awalnya merasa aneh saat mendapat tawaran dari sutradara Hanung Bramantyo untuk bermain dalam film Kartini.

"Tiba-tiba ada telepon diajak main film sama Mas Hanung. Itu Menurut aku aneh, tapi berkesanlah. Saya bukan aktor, saya adalah pebasket basic-nya," kata Denny dalam konferensi pers film Kartini di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (5/4/2017).

Menurut Denny, ia belum kenal dekat dengan Hanung. Namun ia mengaku beberapa waktu sebelum mendapat ajakan terlibat dalam film Kartini, ia bermimpi bertemu Hanung.

"Saya pernah bermimpi sebelum film dibuat, saya mimpi sebelum diajak. Katanya 'kalau kamu mau film bagus, harus main sama saya'. Habis mimpi, saya lihat loh Hanung Bramantyo, tapi saya enggak kenal hehehe," kata Denny.

[Baca juga: Buku Pramoedya Ananta Toer Bantu Hanung Pramantyo Hidupkan Kartini]

Selain itu ia merasa belum percaya diri dengan kemampuan aktingnya, khususnya waktu tahu para pemain film tersebut adalah aktor dan aktris besar Indonesia.

"Saya kan tegang, berusaha nyantai, mereka sangat profesional. Saya jadi kayak salah ruangan. Saya WhatsApp Mas Hanung 'Yakin milih saya Mas? Karena saya kurang yakin'. Kata Mas Hanung yakin," tutur Denny.

"Masih ada WhatsApp-nya saya simpan. Saya bangga kalau tua, ada bukti pernah main di film Hanung hehehe," ujar Denny.

[Baca juga: Hanung Bramantyo Persembahkan Film Kartini untuk Para Lelaki]

Namun di luar itu, pria yang pernah bermain untuk tim basket Garuda Flexi Bandung ini menganggap keterlibatannya dalam film Kartini adalah proses belajarnya sebagai aktor.

"For me pribadi, ini big proses. Karena selama ini saya memainkan karakter atau film yang mungkin belum terlalu diberi value dalam masyarakat perfilman. Jadi ini satu momentum baik bagi saya sebagai aktor untuk keluar lebih jauh," ucap Denny.

Selain Denny, ada sederet aktor dan aktris kawakan Tanah Air ikut terlibat dalam film Kartini.

Di antaranya, Dian Sastrowadoyo, Christine Hakim, Dedy Soetomo, Acha Septriasa, Adinia Wirasti, Reza Rahadian, Dwi Sasono, Djenar Maesa Ayu, dan lainnya.

Film produksi Legacy Picture dan Screenplay Production ini bakal tayang perdana pada 19 April 2017 mendatang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X