Dianggap Tak Ramah pada Fans, Ini Klarifikasi Dian Sastro

Kompas.com - 20/04/2017, 13:20 WIB
Pemeran tokoh Kartini, Dian Sastrowardoyo berpose usai wawancara eksklusif Kompas.com seputar film Kartini di Jakarta, Jumat (7/4/2017). Film garapan sutradara Hanung Bramantyo mengisahkan perjuangan RA Kartini akan tayang di bioskop mulai 19 April 2017. 
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPemeran tokoh Kartini, Dian Sastrowardoyo berpose usai wawancara eksklusif Kompas.com seputar film Kartini di Jakarta, Jumat (7/4/2017). Film garapan sutradara Hanung Bramantyo mengisahkan perjuangan RA Kartini akan tayang di bioskop mulai 19 April 2017.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Dian Sastrowardoyo memberi klarifikasi tentang sikapnya yang dianggap tidak ramah kepada penggemar.

Kritik terhadap sikap Dian bermula dari sebuah video kegiatan yang ia unggah di Insta Story miliknya, Selasa (18/4/2017).

Dari video itu terlihat ada insiden yang tidak mengenakkan bagi bintang film Kartini tersebut.

Dian yang tengah berjalan diikuti oleh salah seeorang penggemar berbaju biru. Penggemar itu terlihat memegang lengan kiri Dian, bermaksud untuk meminta foto bersama. Namun Dian menepis tangang itu.

Kemudian, penggemarnya itu tetap kukuh mengejar Dian ke sisi kanan dan mengacungkan ponselnya ke depan wajah untuk berfoto bersama.

Rupanya, reaksi Dian yang dianggap tak ramah itu mendapat protes dari netizen.

Dian menyampaikan klarifikasinya melalui akun Instagram-nya, @therealdisastr yang diunggah pada Kamis (20/4/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada seseorang dari belakang yang tiba-tiba memegang badan saya, dan karena kaget serta refleks, saya menepis dan menghindar," tulis Dian.

"Saya tidak bermaksud tidak ramah atau tidak sopan," lanjutnya.

Jika ditelusuri, Dian pun menghapus video di Insta Story-nya tersebut. Ia menerangkan alasannya karena tidak ingin menimbulkan kesan yang sesuai.

"Saya dapat memahami semua respon dan bahwa di dunia social media ini benar adanya bahwa kita tidak bisa mengontrol apa yg orang pikirkan atas apa yg terjadi," kata pemilik nama lengkap Diandra Paramita Sastrowardoyo.

"Apa yg bisa kita buat hanyalah bagaimana meresponnya di waktu yg tepat dan dengan cara yg baik," sambungnya.

"Terima kasih buat semuanya. Saya menerima semua kritik & dukungan dengan lapang dada," pungkasnya.

 

"Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita. Semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia."-R.A. Kartini. Ini adalah kutipan dari Raden Ajeng Kartini yang sangat menginspirasi saya saat ini. ----------------------------------------------- Penggemar. Adalah elemen penting bagi karir saya. Karena merekalah yang ikut menghidupkan industri film.Tanpa penonton, tanpa penggemar, saya dan kami semua dalam dunia film tak akan ada artinya. Berfoto bersama. Dian Sastro adalah sama seperti perempuan-perempuan lainnya. Saya berusaha membagi waktu antara bekerja dan menjalani peran saya sebagai pribadi, istri, dan ibu anak-anak saya. Saat bekerja, saya mencoba total sebagai figur publik, termasuk melayani permintaan foto. Sedangkan saat menjalani kehidupan pribadi, terutama saat bersama anak dan suami, saya pun mencoba mencurahkan perhatian saya sepenuhnya untuk mereka. Saya pun melihat situasi, kalo memang saya sedang santai dan ada waktu, saya akan melayani permintaan foto. Terkadang bila ada penggemar yang karena begitu bersemangat, sehingga lupa membedakan saya sedang bekerja atau sedang mengasuh anak-anak saya, dan minta foto ketika saya sedang bersama keluarga saya, maaf bila terpaksa saya tolak dengan sopan. Saya paham itu risiko sebagai pekerja seni, tetapi saya juga mencoba sebisa saya mempunyai kehidupan pribadi, berkomitmen pada peran saya sebagai ibu & seorang istri Mengenai insiden tempo hari. Sejujurnya itu hal yang tak disengaja. Ada seseorang dari belakang yang tiba-tiba memegang badan saya, dan karena kaget serta refleks, saya menepis dan menghindar. Saya tidak bermaksud tidak ramah atau tidak sopan. Memang video tersebut kemudian saya hapus agar tidak menimbulkan kesan yang tidak sesuai dengan yg sebenarnya terjadi. Saya dapat memahami semua respon dan bahwa di dunia social media ini benar adanya bahwa kita tidak bisa mengontrol apa yg orang pikirkan atas apa yg terjadi. Apa yg bisa kita buat hanyalah bagaimana meresponnya di waktu yg tepat dan dengan cara yg baik ???? Terima kasih buat semuanya. Saya menerima semua kritik & dukungan dengan lapang dada.

A post shared by Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) on Apr 19, 2017 at 8:53pm PDT

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.