Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Uya Kuya Urung Laporkan Pengancam Putrinya ke Polisi

Kompas.com - 28/04/2017, 08:16 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dan presenter Uya Kuya mengurungkan niatnya melaporkan netizen atau warganet yang mengancam putrinya, Cinta Rahmania, ke polisi. Sebab, para oknum pengancam itu sudah meminta maaf.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Cinta mengalami bullying di media sosial gara-gara ada yang menduga Cinta memperoleh tiket konser boyband Korea Selatan, Bangtan Boys atau BTS, lewat jalur khusus.

"Saya kasih statement sama Astrid (istri Uya). Ada yang minta maaf langsung ke saya, saya orangnya pemaaf 'oke'. Saya bilang 'Kamu ngeluarkan kata ini' saya capture balik, 'oh maaf om tadi gini gini'," kata Uya dalam wawancara di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017) malam.

"Yang lain ada yang private akunnya, ada langsung ngilangin akunnya, takut kali. Makanya hati-hati sama mulut kamu," tambahnya.

[Baca juga: Gara-gara Tiket BTS, Putri Uya Kuya Dapat Ancaman]

Uya menyebut kejadian itu sebagai kebablasan zaman media sosial. Sangat disayangkan, lanjut mantan personel Tofu itu, orang-orang semakin berani mencaci orang lain karena merasa ditamengi dunia maya.

"Kalau ketemu langsung enggak akan berani. Makanya, pendidikan harus dari keluarga dan sekolah. Pem-bully cinta ada loh dari anak SMA ternama, terkenal, wah. Minta maaf tapi," kata Uya.

Sang istri Astrid menimpali bahwa walaupun mereka tak jadi melapor ke polisi, bukan berarti kemungkinan itu tertutup. Apalagi jika para netizen itu mengulang lagi perbuatan mereka.

[Baca juga: Cerita A.R.M.Y Indonesia yang Tak Kebagian Tiket Konser BTS]

"Ada beberapa yang ancaman, aku capture. Mereka sudah aku peringatkan, nurut, mereka berhenti. Kalau misalnya mereka lanjut, kami punya capture-nya, kami bisa lanjut ke hukum," ucapnya menegaskan.

Sementara, Cinta menambahkan ia sudah memaafkan oknum-oknum yang mengancamnya itu, meski awalnya kaget hingga menangis sesenugukan mendapat ancaman akan dikeroyok.

[Baca juga: Tiket Konser BTS Ludes, di Calo Ditawarkan Rp 9 Juta]

"Saya sudah maafin, jangan dilakukan lagi," kata gadis yang pernah dikenal sebagai pesulap cilik ini.

"Dari beberapa tahun lalu saya udah bilang ke anak-anak, jangan jadi pem-bully. Tapi kalau kamu disentil orang jangan diem aja. Kamu dipukul orang, bales. Buat saya, pertahanan diri harus, tapi jangan sekali kali kita bully orang," timpal Uya.

Sebelumnya, Uya mengunggah video singkat dalam akun Instagram-nya, Selasa (25/4/2017), yang memperlihatkan Cinta menangis tersedu-sedu dalam lift.

"Oknum2 anak2 jaman sekarang pd diajarin apa yah sama orang tuanya, Anak seumur @cintakuya bisa2 pada difitnah dan di Bully lewat Sosmed cuma karna Hoax dan hasutan yah..sampe nangis sesunggukan...belom pernah pd kena batunya kalo Emak Bapaknya turun tangan yee," tulis Uya dalam keterangan videonya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+