"Warisan" Garin Nugroho untuk Mouly Surya

Kompas.com - 14/05/2017, 12:28 WIB
Mouly Surya di IFI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (26/4/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGMouly Surya di IFI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (26/4/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Mouly Surya mengaku mendapat warisan dari sutradara kawakan Tanah Air, Garin Nugroho. Namun warisan tidak dalam bentuk materil, melainkan berupa sebuah ide cerita.

Mouly menyebut Garin telah memberinya sebuah kisah tentang seorang perempuan Sumba yang kemudian ia kembangkan menjadi film berjudul Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak.

"Cerita Marlina ini tentang wanita Sumba yang waktu itu bisa dibilang diwariskan oleh Mas Garin Nugroho buat saya," kata Mouly dalam konferensi pers film Marlina di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017).

[Baca juga: Kisah di Balik Judul Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak]

"Dia bilang terserah kamu mau apain aja. Saya enggak bisa bayangin jadinya gimana kalau sama kamu," ujarnya lagi.

Mouly mengatakan, pada 2014 lalu Garin memberinya lima halaman berisi rangkuman cerita tentang Marlina.

Setelah itu, Mouly bersama produser Rama Adi membesarkan kisah itu menjadi sebuah cerita film.

[Baca juga: Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Lolos Tayang di Cannes 2017]

Mengapa Garin tak menggarap sendiri ide ceritanya itu?

"Mas Garin punya cerita tapi dia tidak mau membikinnya sendiri karena dia sudah pernah shooting di Sumba, sudah pernah mengupas kulturnya lebih dari sekali. Dia mau seorang perempuan yang men-direct," kata Mouly.

"Warisan" Garin itu pun membawanya menginjakkan kaki di Sumba, NTT, untuk kali pertama dalam hidupnya. Mouly yang awalnya tak tahu Sumba di mana menjadi paham akan budaya di sana.

[Baca juga: Ini Lawan Main Marsha Timothy dalam Marlina The Murderer in Four Acts

"Ini pertama kali saya shooting di luar Jakarta. Total 18 hari shooting dan lebih banyak di Sumba. Saya sangat senang, sangat excited akhirnya filmnya jadi. Kami sudah mengerjakan film ini kira-kira tiga tahun. Akhirnya satu perjalanan sudah selesai," ucap Mouly.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X