"Opera Ainun" Akan Dipentaskan di Eropa

Kompas.com - 04/06/2017, 08:33 WIB
Repro foto BJ Habibie dan Hasri Ainun Besari yang dipamerkan di acara Habibie Festival di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (11/8/2016). Kompas/Wisnu NugrohoRepro foto BJ Habibie dan Hasri Ainun Besari yang dipamerkan di acara Habibie Festival di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (11/8/2016).
EditorKistyarini

KOMPAS.com - Setelah sukses dalam pementasan preview di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 25 Mei 2017, "Opera Ainun" dijadwalkan untuk pentas ke sejumlah negara di Benua Eropa pada 2018.

"Diperkirakan sekitar Januari 2018 di Eropa. Namun sebelumnya akan dipentaskan secara keseluruhan dalam format opera di Jakarta ," kata Konduktor Opera Ainun Purwacaraka ketika dihubungi di Jakarta, Sabtu (3/6/2917).

Opera Ainun diangkat berdasarkan novel yang ditulis oleh Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Novel itu menceritakan cinta seorang pria bernama Rudy Habibie.

Kisahnya tentang cinta Rudy Habibie kepada orangtuanya, Ainun, cita-citanya, aeronautical engineering, tanah airnya, dan akhirnya menemukan cintanya kepada Tuhan Sang Pencipta.

Perjalanan Rudy Habibie sebagai anak manusia yang menarik dan menginspirasi itu kemudian diangkat dalam sebuah Opera bertajuk "Ainun" yang diproduksi oleh PT Opera Ainun Inc, anak perusahaan Perkumpulan Lima Dimensi.

Purwacaraka menyatakan, pada 25 Mei lalu digelar pementasan perdana dalam bentuk cuplikan selama 60 menit.

Nantinya akan dilakukan pentas-pentas cuplikan selama beberapa kali dari opera yang secara keseluruhan memakan waktu selama 150 menit tersebut.

"Pada akhir tahun rencananya Opera Ainun ini akan dipanggungkan secara utuh dalam format opera," ujarnya. Ia menambahkan seluruh komposisi musik iringan telah dipersiapkan sejak September 2016.

Sementara dari segi teknik dan penggarapan pementasan ini dipercayakan kepada Ari Tulang, sebagai art director dan Titien Wattimena sebagai penulis skenario.

Sejumlah aktor dan aktris yang memperkuat drama panggung tersebut antara lain; Andrea Miranda (soprano), berperan sebagai Ainun, Farman Purnama (tenor), berperan sebagai Rudi, selanjutnya ada Christine Tambunan (soprano), Renno Krisna (tenor), serta para anggota Paduan Suara PCMS Choir dan PSM-ITB.

Rencananya setelah dipanggungkan di Jakarta pada Desember 2017, maka Opera Ainun akan dibawa ke Amsterdam, Paris, Vienna, dan Berlin awal tahun depan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X