Lukman Sardi Ditakuti Pemain Cilik "Surat Kecil untuk Tuhan"

Kompas.com - 09/06/2017, 21:01 WIB
KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN Artis cilik Avrilla Sigarlaki, pemeran Ningsih Kecil dalam film Surat Kecil untuk Tuhan diabadikan sela acara berbuka puasa bersama di Quran Learning Centre, Kalibata Utara II, Jakarta Selatan, Jumat (9/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Lukman Sardi rupanya ditakuti oleh para pemain cilik film Surat Kecil untuk Tuhan. Karakter jahat Om Rudi yang diperankan oleh Lukman telah melekat di benak para pemain cilik tersebut.

Bukan karena sifat jahat Lukman, melainkan sifat tegasnya ketika ia mengajari anak-anak itu berakting yang disamakan seperti Om Rudi.

[Baca: Lukman Sardi: Rudi Berbeda Jauh dari Karakter Saya]

Hal itu diungkapkan oleh artis cilik Avrilla Sigarlaki, pemeran karakter Ningsih kecil di sela acara berbuka puasa bersama di Quran Learning Centre, Kalibata Utara II, Jakarta Selatan, Jumat (9/6/2017).

"Kami kan banyak mendalami karakter ya. Om Lukman kalau di lokasi shooting bisa berubah jadi Om Rudi. Temen-temen pada takut," kata Avril, bocah yang pernah bermain dalam film Gangster dan Headshot itu.

Avril mengatakan, artis cilik Izzati Khansa alias Caca bahkan sempat tidak mau berakting karena ketakutan. Dalam film ini Caca berperan sebagai Angel kecil, sedangkan Angel dewasa dimainkan oleh artis peran Bunga Citra Lestari.

"Dia sampai enggak mau ketemu Om Lukman gara-gara ketakutan," kata Avril.

[Baca: Lukman Sardi Pernah Bikin Seorang Anak Mogok "Shooting"]

Diberitakan sebelumnya, saat peluncuran trailer film Surat Kecil Untuk Tuhan di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017), Lukman mengaku mengalami tekanan batin ketika memerankan karakter Rudi.

Karakter Rudi, kata dia, adalah seseorang yang menampung anak-anak jalanan. Ia mencari "nafkah" dengan memaksa para anak itu bekerja sebagai pengamen dan pengemis.

"Hal-hal kontradiktif itu yang harus dilebur dan gue bermain dengan anak-anak yang manis-manis, lucu, itu aja buat gue sendiri udah jadi kesulitan tersendiri," tutur putra mendiang maestro biola Idris Sardi itu.

"Maksudnya kalau secara manusia normal sebagai Lukman Sardi, kayaknya nih enggak mungkin banget gue ngelakuin ini," sambungnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorIrfan Maullana
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X