Arie Kriting Beralih ke "Stand By Comedy"

Kompas.com - 11/06/2017, 03:00 WIB
Pemain film Comic 8: Casino Kings, Arie Kriting, diabadikan di kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Senin (22/6/2015). Film komedi yang diperankan oleh stand up comedian atau komik tersebut akan diputar di gedung-gedung bioskop mulai 15 Juli 2015. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPemain film Comic 8: Casino Kings, Arie Kriting, diabadikan di kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Senin (22/6/2015). Film komedi yang diperankan oleh stand up comedian atau komik tersebut akan diputar di gedung-gedung bioskop mulai 15 Juli 2015.
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com --  Arie Kriting (32), komedian jebolan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV Season 3, belakangan ini jarang terlihat di layar kaca.

Pemilik nama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki itu mengaku tengah sibuk menulis naskah komedi dan beberapa skenario film sehingga lebih banyak bekerja di belakang layar.

"Kalau kemarin saya jadi stand up comedy, sekarang, karena panggilan jarang, saya jadi stand by comedy saja," ujar Arie saat ditemui di acara Pengenalan Platform PantauGambut.id dan diskusi dengan tema "Kita, Gambut, dan Masa Depan Lingkungan Indonesia" di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Baca juga: Arie Kriting Menjiwai Bahasa

Menurut laki-laki asli Wakatobi, Sulawesi Tenggara, itu, dirinya terus menulis naskah komedi karena materi-materi komedi tunggal (stand up comedy) tidaklah spontan, tetapi lewat proses penulisan.

"Selain itu, ada beberapa teman sutradara yang minta bantuan menulis skenario film," kata pemeran Pedro dalam film Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara itu.

Sebagai jebolan SUCI 3, Arie juga terus memantau perkembangan SUCI, termasuk SUCI 7 yang berlangsung sekarang.

"Kalau saya lihat, perkembangannya cukup pesat. SUCI 7 lebih berwarna. Jurus-jurus finalis SUCI 7 sudah jauh lebih berkembang dibandingkan sebelumnya," ujarnya.

Baca juga: SUCI 7 Lebih Matang

Arie berharap kehadiran komedian masih tetap diterima masyarakat luas.

"Saya berdoa semoga orang-orang Indonesia punya banyak masalah dan stres sehingga membutuhkan tenaga komedian untuk meringankan stres, he-he-he," ujarnya. (JUM)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 10 Juni 2017, di halaman 32 dengan judul ""Stand By Comedy"".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X