Elma Theana: Saya Pernah Jadi Petani

Kompas.com - 22/06/2017, 18:14 WIB
Elma Theana diabadikan usai peluncuran etanee di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGElma Theana diabadikan usai peluncuran etanee di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Elma Theama mengungkapkan bahwa ia pernah menjalani usaha pertanian selama empat tahun.

"Saya pernah ngalamin sebagai petani ya. Kemarin saya punya pepaya California ada 8.000 pohon, lahannya di Sukabumi," ujar Elma dalam wawancara di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2017).

Ia tertarik menggeluti usaha itu karena suaminya, Julianda Barus, menyukai pertanian. Dari yang awalnya hanya ikut-ikutan mengecek ladang, Elma akhirnya terjun langsung.

"Waktu saya jadi petani, saya ke ladang. Kalau hari libur saya lihat tanaman saya, ikut bikin bibit," ujarnya.

"Saya pernah dari pagi sampai sore di kebun. Ngumpul-ngumpulin daun dari Gunung Salak ngambil berkarung-karung, terus dicacah," tambahnya.

Namun itu tak bertahan lama. Belum juga bisa memanen seluruh pohon, musim kemarau datang. Ribuan pohon pepaya uang susah payah ia tanam mati suri.

"Pohonnya ada, tapi tidak berbuah. Belum lagi begitu punya hasil panen, dihargainnya murah sekali. Waktu itu 1000 perak per kilogram, ya mau nangis lah, ya ampun ternyata begini ya nasib seorang petani. Sangat memprihatinkan," ujar Elma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada akhirnya, ia tak melanjutkan usaha pepaya California-nya. Elma sebetulnya masih punya kebun singkong, tetapi tak kunjung ia jual hasilnya.

"Tanaman singkong saya masih lanjut. Cuma sampai sekarang singkong saya masih ditawar 200 perak per kilogram. Bayangin capeknya nanam kayak apa. Singkong belum saya jual," katanya.

Dari pengalamannya itu Elma mengaku banyak belajar. "Saya banyak belajar bahwa menanam ini butuh kesabaran dan investasi yang besarn Sebenarnya sih enggak kapok ya," katanya.

"Saya belajar sabar, belajar menerima bahwa segala sesuatunya berhubungan dengan alam. Belajar berusaha, tapi ujung-ujungnya Allah menentukan. Juga belajar keuletan," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X