Ditunjuk Jadi Sutradara “Cars 3”, Brian Fee Merasa Terbebani

Kompas.com - 07/07/2017, 21:15 WIB
Brian Fee ditunjuk sebagai sutradara Cars 3. Film ini akan tayang di gedung-gedung bioskop Indonesianpada pertengahan Agustus 2017. PixarBrian Fee ditunjuk sebagai sutradara Cars 3. Film ini akan tayang di gedung-gedung bioskop Indonesianpada pertengahan Agustus 2017.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski sudah bekerja untuk Pixar hampir 20 tahun lamanya, baru kali ini Brian Fee melakukan pekerjaan sebagai sutradara. Ia mengaku ditunjuk untuk menjadi sutradara oleh John Lasseter sutradara dua film Cars lainnya.

Saat diwawancarai Kompas.com via telepon pada Jumat (7/7/2017), Brian mengaku sempat merasa terbebani dengan tanggung jawab tersebut.

“Ya, ada banyak tekanan karena aku harus melakukan pekerjaan yang tidak pernah aku lakukan sebelumnya. Jadi, aku harus belajar banyak,” ucap Brian.

“Tapi, aku tidak mau membuat tekanan itu menakutiku, aku hanya… aku menyukai cerita yang aku kerjakan. Rasanya seperti sebuah kehormatan bisa menyutradarinya, jadi aku akan belajar apapun dari mana saja dan aku akan melakukannya,” tambahnya.

[Baca juga: Tak Pernah Mengarahkan Film, Brian Fee Malah Jadi Sutradara ?Cars 3?]

Meski ini adalah pengalaman pertamanya sebagai sutradara, pria yang juga berprofesi sebagai animator dan storyboard artist ini mengaku mendapatkan banyak pelajaran dalam debutnya sebagai sutradara.

“Satu hal yang aku pelajari adalah aku tidak perlu mengetahui semuanya. Kami punya banyak departemen berbeda, kami punya animator, kami punya camera people, kami punya lighters, aku tidak perlu tahu bagaimana caranya mereka mengerjakan pekerjaan mereka karena mereka sudah ahli,” terang pria yang pernah menggarap Inside Out dan Monster University ini.

“Jadi, hal utama yang aku pelajari adalah aku hanya harus berkomunikasi dengan mereka dan soal cerita yang ingin kami sampaikan. Dengan begitu, kami bisa menyampaikan cerita yang sama dan kami mengerjakan itu semua sebaik yang kami bisa,” pungkasnya.

[Baca juga: Ketika Lightning McQueen Tak Lagi Secepat Dulu]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X