Tohpati: Perlu Riset untuk Membuat Lagu Anak Masa Kini

Kompas.com - 28/07/2017, 16:15 WIB
Tohpati ditemui usai acara Penganugerahan 20 Lagu Anak Dendang Kencana 2017, di Bentara Budaya Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017), KOMPAS.com/SINTIA ASTARINATohpati ditemui usai acara Penganugerahan 20 Lagu Anak Dendang Kencana 2017, di Bentara Budaya Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017),
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kompas Gramedia kembali mengadakan Lomba Cipta Lagu Anak Dendang Kencana 2017.

Dalam lomba ini, para guru se-Indonesia diajak untuk membuat lagu yang tepat untuk anak-anak TK dan SD.

Gitaris dan penulis lagu Tohpati berpendapat riset merupakan faktor penting dalam pembuatan lagu anak.

"Ya harus riset sih karena anak-anak zaman sekarang enggak bisa disamain sama anak-anak zaman dulu," kata Tohpati ketika menghadiri acara Penganugerahan 20 Lagu Anak Dendang Kencana 2017 di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017).

Ia menilai anak-anak masa kini sudah lebih pintar, tidak terkecuali dalam menangkap musik.

"Ibunya juga makannya beda. Zaman ibu saya mungkin makannya lemper doang. Kalau sekarang dengerin Bethoven (pas hamil), makan vitamin, jadi kualitas bayi udah bagus di awal. Jadi memang harus ada riset," lanjutnya.

Tohpati mengatakan anak-anak masa kini bisa menikmati lagu-lagu yang cukup unik. Menurut dia, hal itu bisa dijadikan sampel untuk riset.

Di sisi lain, Tohpati berharap Dendang Kencana 2017 bisa bekerja sama dengan pemerintah atau sekolah.

"Jadi dari TK kalau perlu, lagu yang sudah dilombakan nasional ini yang bener-bener disaring sama orang kompeten," kata Tohpati.

Dengan begitu, lagu anak yang bermutu bisa diajarkan kepada mereka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X