Saipul Jamil Berharap Dapat Remisi

Kompas.com - 31/07/2017, 18:47 WIB
Saipul Jamil memamerkan sepatu hadiah ulang tahun dari mantan pacar sebelum menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/7/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINSaipul Jamil memamerkan sepatu hadiah ulang tahun dari mantan pacar sebelum menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/7/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dangdut Saipul Jamil berharap mendapat remisi setelah Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 3 tahun penjara kepadanya, Senin (31/7/2017).

Ia berharap mendapatkan keringanan hukuman jika statusnya dinyatakan sebagai justice collaborator.

"Mudah-mudahan jaksa KPK memberikan JC (justice collaborator) artinya kemudahan bagi saya mendapatkan remisi," kata Saipul saat ditemui usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

"Mudah-mudahan di dalam kesulitan ini insya Allah ada kemudahan. Jadi di atas keputusan itu jaksa dengan ikhlasnya memberikan saya JC. Harapan dari hati saya pribadi," lanjut Saipul dengan mata berkaca-kaca.

Pria yang akrab disapa Bang Ipul itu mengatakan ia harus bekerja supaya bisa menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya.

"Terus terang saya adalah pekerja seni. Saya harus kembali bekerja, saya harus menafkahi diri saya dan orang-orang yang ada di sekeliling saya," ucap pria berulang tahun ke-37 tepat pada hari ia divonis tersebut.

Saipul Jamil dinyatakan bersalah dalam perkara suap terhadap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi. Ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara serta denda sebesar Rp 100 juta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X