Jeremy Thomas Harus Keluarkan Tenaga Ekstra Gara-gara Status Tersangka

Kompas.com - 12/08/2017, 20:41 WIB
Jeremy Thomas dalam wawancara di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (21/7/2017) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJeremy Thomas dalam wawancara di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (21/7/2017) sore.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Jeremy Thomas mengaku mau tak mau harus mengeluarkan banyak tenaga dan pikiran untuk menghadapi kasus hukum yang menjeratnya. Belum lagi adanya kasus penyalahgunaan psikotropika yang menjerat putranya.

Sebelumnya, Jeremy ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan berkait sengketa pengalihan vila di Bali.

"Ya mungkin tenaga saya ekstra, lebih capek. Tapi saya masih menganggap segala sesuatu itu menuju ke arah yang lebih baik," katanya dalam jumpa pers di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Walaupun begitu, ayah dua anak ini tak sampai merasa terpuruk. Jeremy percaya akan ada solusi dari permasalahan yang keluarganya hadapi.

"Bagaimana menghadapi ini semua? I'm not alone. I have God. Yang kedua, orang baik itu masih banyak. Positif mindset ngelihat sesuatu," ujarnya.

[Baca juga: Jadi Tersangka, Jeremy Thomas Bantah Lakukan Penipuan]

 

Jeremy juga bersyukur masalah hukumnya tak sampai menganggu pekerjaannya, termasuk sebagai figur publik.

"Saya bersyukur sampai hari ini banyak sekali pihak yang masih percaya dengan saya. Saya mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya. Semua pekerjaan kami berjalan normal, baik, kalau saya mungkin waktunya sibuk sekali ya mereka memahami karena banyak yang harus saya urus," katanya.

"Kalau kita menghargai proses hukum tentu kita harus meluangkan waktu lebih banyak. Tapi ya puji Tuhan sampai saat ini semuanya berjalan dengan baik dan normal," tambah Jeremy.

[Baca juga: Duga Ada Laporan Palsu, Jeremy Thomas Akan Ambil Langkah Hukum]

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X