Tata Rias Terbaik Akan Mengisi Daftar Kategori Terbaru dalam FFI 2017

Kompas.com - 21/08/2017, 22:40 WIB
Para panitia pelaksana Festival Film Indonesia (FFI) 2017 dalam peluncuran FFI 2017 di restoran Sofia at Gunawarman, Jakarta Selatan, Senin (21/8/2017) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGPara panitia pelaksana Festival Film Indonesia (FFI) 2017 dalam peluncuran FFI 2017 di restoran Sofia at Gunawarman, Jakarta Selatan, Senin (21/8/2017) malam.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Perhelatan Festival Film Indonesia (FFI) 2017 akan memiliki kategori baru. Sutradara Riri Riza selaku Ketua Bidang Penjurian FFI 2017 mengatakan, pihaknya berencana memasukkan satu nominasi baru tahun ini, yakni Tata Rias Terbaik.

"Tahun lalu ada kategori baru yakni Penata Busana Rerbaik. Nah tahun ini kami usahakan, karena ini (persiapan FFI) masih terus berjalan, memasukkan kategori Tata Rias Terbaik," ucap Riri dalam wawancara di Sofia at The Gunawarman, Jakarta Selatan, Senin (21/8/2017).

Riri bersama jajarannya menganggap tata rias juga memegang peran penting dalam sebuah produksi film sehingga karya dan pelakunya patut diapresiasi.

"Karena tata rias sekarang sudah menjadi sesuatu yang cukup punya pencapaian dan bisa dijadikan sebagai sebuah profesi yang dijalankan dengan baik," kata Riri.

Untuk sementara, akan ada 22 kategori nominasi dalam FFI 2017, yang terdiri dari 18 nominasi untuk film panjang. Lalu, empat nominasi untuk film pendek, animasi, dan dokumenter. Sisanya penghargaan khusus berupa lifetime achievement dan in memoriam.

Pada tahun ini, hanya akan ada sekitar 75 juri yang bakal menyeleksi kira-kira 110 judul film yang diputar dari akhir 2016 hingga akhir 2017.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X