Adinia Wirasti Dapat Banyak Pekerjaan Rumah dari Ernest Prakasa

Kompas.com - 05/09/2017, 22:54 WIB
Adinia Wirasti hadir dalam konferensi pers film Susah Sinyal di Comic Cafe, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGAdinia Wirasti hadir dalam konferensi pers film Susah Sinyal di Comic Cafe, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Adinia Wirasti (30) mengaku banyak bertanya kepada komika Ernest Prakasa selama proses pendalaman karakternya sebagai Ellen dalam film Susah Sinyal, yang disutradarai oleh Ernest.

"Saya memerankan seorang pengacara. Saya banyak tanya ke Ernest. Mungkin Ernest sebel sama saya kali ya, ha ha ha," ucap Adinia dalam konferensi pers film Susah Sinyal di Comic Cafe, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017).

Ernest memberikannya banyak pekerjaan rumah (PR). Memerankan karakter Ellen, Adinia harus bisa menjadi orangtua tunggal untuk seorang putri yang baru beranjak remaja.

Adinia sekaligus menjadi seorang pengacara hebat dan ternama.

Baca juga: Susah Sinyal Bikin Ernest Prakasa Harus Berjuang Keras

"Ernest ngasih banyak saya PR. Harus baca ini baca itu. Saya terus bicara sama Ernest, komunikasi sama dia, kalau ada pertanyaan hal sekecil apa pun, saya komunikasi sama dia. Cukup elaborate (rinci)," tutur Adinia.

"Kalau single parent, sebenarnya bukan pertama kali memerankan jadi single parent. Tahun 2000-an pernah," sambungnya.

Adinia Wirasti menyebut bahwa ia dan Ernest memiliki kecocokan yang baik dalam bekerja. Ia memuji kepiawaian Ernest dalam membuat naskah dan mewujudkannya menjadi karya visual.

"Cara Ernest mengemas konflik ini dengan komedi briliant banget. Saya merasa punya chemistry kerja yang baik dengan Ernest Prakasa. Saya pengagum tulisan dia, he's very good writer, very good director, dan untuk berkarya sama dia I'm very honored. Prinsip saya ketika di-pitching sama sutradara dan saya suka energi dia, pasti saya mau main," ujar Adinia.

Baca juga: Resah, Ernest Prakasa Bikin Susah Sinyal

Film Susah Sinyal bercerita tentang Ellen (Adinia Wirasti), seorang pengacara sekaligus orangtua tunggal dari Kiara (Aurora Robero), seorang putri yang beranjak remaja.

Mereka sibuk dengan dunia masing-masing.

Kematian ibunda Ellen, Agatha (Niniek L Karim), membuat Ellen dan Kiara akhirnya "dipaksa" berkomunikasi di tempat dengan kondisi sulit mendapatkan sinyal telepon genggam.

Di samping Adinia Wirasti, sederet artis peran lain yang terlibat dalam film itu adalah Gading Marten, Darius Sinathrya, Slamet Rahardjo, Arie Kriting, dan Refal Hady.

Shooting film tersebut, dengan lokasi-lokasi di Jakarta dan Sumba Timur, akan dimulai pada 7 September 2017. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X