Gawai Merajalela, Adinia Wirasti Gelisah

Kompas.com - 07/09/2017, 10:12 WIB
Pemeran tokoh Anya dalam film Critical Eleven, Adinia Wirasti berpose saat mengunjungi kantor redaksi Kompas.com di Jakarta, Selasa (9/5/2017). Film Critical Eleven diangkat dari novel karya Ika Natassa. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPemeran tokoh Anya dalam film Critical Eleven, Adinia Wirasti berpose saat mengunjungi kantor redaksi Kompas.com di Jakarta, Selasa (9/5/2017). Film Critical Eleven diangkat dari novel karya Ika Natassa.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Terus berkembangnya teknologi membuat hampir semua orang di dunia saat ini pasti memiliki minimal satu gawai, terutama ponsel. Fakta ini ternyata membuat aktris Adinia Wirasti gelisah.

"Setahun belakangan (gelisah) dan semakin ke sini semakin agak deg-degan sih karena semua orang banyak punya gadget, ada yang lebih dari satu," kata Adinia di Comic Cafe, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017).

Ia khawatir orang-orang semakin kecanduan akan gawai hingga tak peduli lingkungan sekitar. Sekarang saja, ia lihat kebanyakan orang lebih fokus melihat ponsel ketimbang mengobrol langsung saat berkumpul.

"Jadi kalau ketemu kayak gadget addict. Kegelisahan saya, orang-orang ketemu satu meja, tapi pada main handphone. Satu keluarga bisa ketemu, tapi pada megang telepon," ujar Adinia.

Sementara ia sendiri tak nyaman dengan sikap seperti itu. Sebab, pemain film Kartini ini mengaku sangat menghargai momen saat berbicara dengan orang.

"Saya tipe orang yang kalau lagi ngomong pengin ngeliat muka lawan bicara saya untuk ngerasain energi like what's your feeling? What's your reaction? Itu penting. Kita perlu sadar kalau momen jauh lebih penting dan itu yang susah didapat," katanya.

Karena itu, Adinia mulai membatasi diri sendiri dalam menggunakan telepon genggam, terutama saat sedang bekerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Membiasakan diri minimal dalam sehari empat jam enggak megang telepon. Kalau enggak perlu-perlu banget ya enggak usah (main ponsel). Apalagi kalau saya lagi kerja, shooting, bedah skenario, ya ditaruh dulu," ucap Adinia.

Tim manajemennya juga sudah memahami jika ia tak mengangkat telepon atau membalas pesan, berarti ia sedang melalukan sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan.

"Sekarang tergantung ekspetasi kita aja akan sesuatu. Kalau kita enggak bisa mengatur pikiran kita ya akan jadi stresfull (tanpa ponsel). Tapi ada juga yang bisa dengan kondisi itu," ujar Adinia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X