Sandra Dewi Ingin Bersalin Secara Normal, tetapi...

Kompas.com - 29/09/2017, 14:35 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Sandra Dewi sedang menikmati masa-masa kehamilannya. Meski sedang hamil tujuh bulan, ia tetap aktif melakukan beragam aktivitas.

Ketika dijumpai di Equity Tower, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017), Sandra mengaku bahwa ia menginginkan persalinan normal untuk calon buah hatinya tersebut. Namun, hal itu tergantung dari ukuran sang buah hati.

"Kalau saya tergantung situasi dan kondisi ya, karena pada saat 37 weeks, dokternya harus mengukur anaknya, kondisi bayi, sama tulang panggul saya," kata Sandra.

[Baca: Naik 10 Kilogram, Sandra Dewi Tetap Terlihat Langsing Saat Hamil ]

"Kami penginnya normal, tapi belum tahu karena suami saya pas lahir cukup besar. Kalau anak saya sekarang emang di atas rata-rata, yaitu 2,5 gram karena besar sekali. Jadi nanti 37 weeks, saya dicek tulang panggulnya bisa (melahirkan normal) atau enggak," lanjutnya.

Sandra menambahkan bahwa ia belajar dari teman-temannya yang pernah menjalani persalinan.

"Banyak temen-temen saya (yang anaknya) besar, tapi enggak bisa (melahirkan) secara normal. Kalau kegedean juga akan menjadi masalah kan, jadi 37 weeks akan dicek semuanya," kata istri Harvey Moeis ini.

[Baca: Sandra Dewi: Anakku seperti Disko Saat Malam]

Sandra menambahkan bahwa kini panjang anaknya sudah mencapai 25 sentimeter. Hal tersebut rupanya mengikuti gen sang ayah.

"Panjangnya sekarang 25 sentimeter, makanya dia jauh di atas rata-rata, makanya aku harus cek dulu, kepalanya besar atau enggak. Ternyata itu keturunan dari bapaknya. Pas usia (kandungan) 2,5 bulan, saya juga kaget kenapa udah kebentuk bayi dan udah tau jenis kelaminnya, saya juga kaget," terang wanita berambut panjang ini.

"Suami saya dulu lahir dengan berat 4,5 kilogram, dengan panjang 55 sentimeter. Jadi biasanya anak ngikutin orangtua," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.