Nostalgia 1990-an dengan Backstreet Boys

Kompas.com - 22/10/2017, 14:31 WIB
Backstreet Boys tampil menghibur penggemar di Konser Bertajukan Larger Than Life di Stadium Nasional Singapura, Sabtu (21/10/2017) KOMPAS.com/ ERICSSENBackstreet Boys tampil menghibur penggemar di Konser Bertajukan Larger Than Life di Stadium Nasional Singapura, Sabtu (21/10/2017)
|
EditorKistyarini

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pesona grup vokal Backstreet Boys rupanya tidak pudar memasuki tahun ke-24 usia manggung. Konser mereka di berbagai kota di seluruh dunia masih bisa menjaring ribuan penonton.

Pada Sabtu (21/10/2017) malam, sekitar 20.000 orang dari berbagai usia menyaksikan penampilan memukau Backstreet Boys di Stadion Nasional, Singapura.

Penonton terutama kaum hawa berusia antara 25 hingga 40 langsung histeris menjerit ketika AJ McLean, Howie Dorough, Nick Carter, Kevin Richardson dan Brian Littrell memasuki panggung.

Sambutan meriah itu menyambut Backstreet Boys yang mengawali konser sepanjang 1,5 jam itu dengan hits andalan mereka, " Larger than Life".

Suhu Singapura yang memang sangat panas dan lembab membuat AJ berkata bahwa suhu panas ini akan memanggang mereka di panggung. Namun vokalis berusia 39 itu langsung menggoda penggemar.

“Bukannya kalian akan sangat senang melihat Backstreet Boys beryanyi sambil berpeluh keringat, seksi,” yang disambut gemuruh meriah penggemar.

Setengah jam pertama diisi dengan lagu-lagu bertempo cepat seperti "The One" dan "Get Down" yang membuat penggemar tidak berhenti berjingkrak di tempat duduk mereka.

Setiap kali lagu dimulai , para penonton bersorak menggetarkan stadium di daerah Kallang itu.

Pantauan Kontributor Kompas.com di Singapura, Ericssen, memasuki usia yang menjelang 40, lima personel Backstreet Boys masih lincah menampilkan koreografi dansa yang memang menjadi ciri khas grup vokal ini.

Tata cahaya berwarna-warni dengan paduan busana berkilauan benar-benar menyita perhatian penggemar yang sibuk mengambil foto serta video dengan angle terbaik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X