Masuk Nominasi FFI 2017, Tyo Pakusadewo Tak Berharap Menang

Kompas.com - 31/10/2017, 17:56 WIB
Tyo Pakusadewo diwawancara dalam rangka promosi film My Generation, arahan Upi, di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, Senin (30/10/2017). KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELITyo Pakusadewo diwawancara dalam rangka promosi film My Generation, arahan Upi, di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, Senin (30/10/2017).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Aktor Tyo Pakusadewo (54) masuk nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2017 berkat aktingnya dalam film Night Bus.

Namun, Tyo mengatakan bahwa ia tidak berharap memenangi penghargaan tersebut.

Hal itu diucapkan oleh Tyo Pakusadewo kepada Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, pada Senin (30/10/2017).

Baca juga: Night Bus, Perjalanan Biasa Berubah Menjadi Penuh Teror

"Saya setiap dinominasi itu enggak pernah berharap menang, sudah jadi nomine itu sudah juara, menang itu bonus. Kalau menangnya itu untung-untungan, lebih ke beruntung," ujar Tyo.

"Saya enggak berharap (menang). Setiap FFI itu punya kepentingan sendiri. Itu sudah lumrah ya, enggak usah pusing. Barometernya bukan itu," lanjutnya.

Baca juga: My Generation Wakili Jiwa Muda Tio Pakusadewo

Tyo Pakusadewo pun berkelakar tentang besar honornya main film jika ia meraih Piala Citra dalam FFI 2017.

"Kalau menang, itu mempertahankan harga (besar honor) saya. Kalau sudah sekian, sudah enggak bisa turun, ha ha ha..," ucapnya.

Dalam nominasi itu, Tyo Pakusadewo bersaing dengam Alex Abbad (Night Bus), Dion Wiyoko (Cek Toko Sebelah), Slamet Rahardjo (Sweet 20), dan Yayu Unru (Posesif).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X