Pemimpin "Zaman Now" Menurut Andien - Kompas.com

Pemimpin "Zaman Now" Menurut Andien

Kompas.com - 05/11/2017, 11:29 WIB
Andien menjadi salah satu pembicara dalam program #DengarYangMuda di Parijs Van Java Mall Bandung, Jumat malam (4/11/2017).KOMPAS.com/Reni Susanti Andien menjadi salah satu pembicara dalam program #DengarYangMuda di Parijs Van Java Mall Bandung, Jumat malam (4/11/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - Di hadapan 500-an pemuda Kota Bandung, Andien berbicara  tentang pemimpin "zaman now". Baginya pemimpin "zaman now" memiliki karakter yang berbeda dengan dulu.

"Kita ini orang kreatif yang memiliki pemikiran yang berani kita suarakan. Pemimpin yang peduli akan masyarakat luas, dan pemimpin yang bisa mengambil keputusan bijaksana," ujar Andien di sela-sela program #DengarYangMuda di Bandung, Sabtu malam (4/11/2017).

Dalam acara tersebut, perempuan kelahiran Jakarta 25 Agustus 1985 ini berbagi cerita tentang perjuangannya di industri musik. Ia pun membagikan kisah-kisah menarik tentangnya yang bisa menginspirasi para pemuda Indonesia.

Andien mengaku baru kali pertama menghadiri acara #DengarYangMuda. Menurut dia, acara tersebut sangat penting. Karena kaum milenial merupakan penggerak bangsa. Banyak aset kaum milenial yang memiliki potensi luar biasa.

"Tapi apalah luar biasa jika tidak memiliki kontribusi untuk negara sendiri? Dengan acara seperti ini akan ada rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap bangsa," kata Andien.

Program #DengarYangMuda diprakarsai Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono. Pelaksanaan di Bandung merupakan yang kedua, setelah sebelumya digelar di Jakarta dengan tema #ToleransiJadiAksi.

[Baca juga : Andien Bangga Kenakan Kain Indonesia]

Dalam pelaksanaan di Bandung, panitia sengaja memilih Andien karena dinilai mewakili anak muda yang kreatif, memiliki talenta, dan menginspirasi banyak orang.

Diaz Hendropriyono mengatakan, generasi muda tidak boleh tak pedulu terhadap pemimpinnya. Sebab pondasi bangsa selanjutnya ada di tangan anak muda.

[Baca juga : Andien: Aku Ingin Berkarya dengan Jujur]

"Sangat penting mengenal lebih dekat sekaligus mengikuti dan turut mengawasi kenerja dan pencapaian pemimpin," tuturnya.


EditorKistyarini
Komentar
Close Ads X