Genre Western dalam Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Kompas.com - 10/11/2017, 09:34 WIB
Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak atau Marlina the Murderer in Four Acts Istimewa/Marlina si Pembunuh dalam Empat BabakFilm Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak atau Marlina the Murderer in Four Acts
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Mouly Surya mengakui, tema yang ia angkat dalam film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak bukan hal yang mudah dinikmati oleh penonton urban.

Karena itulah, ia sengaja mengemas film Marlina dalam balutan genre western atau koboi.

"Genre western ini kendaraan buat Marlina, biar bisa lebih relate sama yang nonton," ucap Mouly di sela gala premier film Marlina di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (9/11/2017).

Ia saja awalnya tidak langsung tertarik dengan ide cerita Marlina yang berlatar Sumba dari sutradara Garin Nugroho. Mouly butuh waktu lama untuk mencerna kisah itu karena ia sama sekali tak punya bayangan tentang Sumba dan orang-orangnya.

"Cerita yang dikasih sama Mas Garin lebih ke cerita kekerasan kampung. Saya enggak langsung jatuh cinta sama ide cerita itu. Saya butuh waktu beberapa saat," kata Mouly.

"Karena ngaku aja, saya lahir dan besar di Jakarta. Ke Indonesia bagian timur aja saya belum pernah. Jadi saya harus biasakan diri dengan Sumba dulu. Ini film yang keluar dari zona nyaman saya juga sebetulnya," sambungnya.

Setelah meriset tentang Sumba dan membaca lagi ide cerita dari Garin, Mouly akhirnya memutuskan menempatkan corak film-film koboi Amerika dalam kisah Marlina.

"Karena saya melihat elemen genre western di situ. Genre western itu kan ada semacam jagoan yang sendirian di dunia yang masih punya jaraklah dengan aparat karena lokasinya jauh. Di tengah savanah. Nah, genre western ini bisa membantu atau mmbuat film ini dapat dinikmati orang-orang di kota maupun di luar negeri," ujar Mouly.

[Baca juga : Untuk Marlina, Marsha Timothy Dilarang Cengeng ]

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak berkisah tentang seorang janda asal Sumba bernama Marlina (Marsha Timothy) yang memenggal kepala seorang perampok, Markus (Egi Fedly), yang menyatroni rumahnya.

Marlina kemudian membawa kepala si perampok dalam sebuah perjalanan ke kantor polisi.

[Baca juga : Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Keluarkan Penonton dari Zona Nyaman ]

Proyek ini merupakan hasil kerja sama Cinesurya dengan Kaninga Pictures, Sasha & Co. Production (Perancis), Astro Shaw (Malaysia), Hooq Originals (Singapura), dan Purin Pictures (Thailand).

[Baca juga : Untuk Marlina, Marsha Timothy Latihan Potong Kepala Selama Dua Hari ]

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak akan tayang di bioskop Tanah Air pada 16 November 2017.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X