Satu Visi, NTRL Jarang Berkonflik

Kompas.com - 12/12/2017, 16:08 WIB
Band NTRL diwawaancara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin  (11/12/2017). KOMPAS.com/IRA GITABand NTRL diwawaancara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (11/12/2017).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com- Gitaris grup musik NTRL, Christopher Bollemeyer atau Coki menyebut NTRL sebagai band yang jarang dilanda konflik.

Menurut Coki, band yang ia huni bersama dua rekannya Bagus dan Eno itu kental dengan unsur kekeluargaan.

"Kami sih termasuk jarang konflik nih band ini. Soalnya, satu sangat kekeluargaan, terus jarang ketemu. Ketemunya seminggu sekali. Dua kali kalau hoki. Iya serius," kata Coki.

Selain itu, Coki juga menyebutkan bahwa mereka memiliki satu visi yang sama, sehingga kerap terhindar dari percekcokkan.

"Kebetulan satu visi juga. Jadi kebanyakan ada ide tuh ya memang ide bertiga aja. 'Jadi gimana nih?' 'Wah asik nih.' Ya udah, jalan langsung, enggak pakai babibu, enggak lama. Kebanyakan begitu. Jadi ya ayo aja. Positif aja," sambungnya.

"Kami mungkin lebih simpel ya karena bertiga doang. Jadi dua lawan satu, ya udah," tambah Bagus.

[Baca juga : Band NTRL Cicil Rekaman untuk Album Baru ]

Bagus melanjutkan, dirinya menganggap NTRL sudah seperti rumah pertamanya.

"Udah nyaman aja di sini. Kalau gue sih ngerasanya ya itu rumah pertama gue ya dan kami demokratis ya," lanjut Bagus.

NTRL diketahui terbentuk sejak November 1991 dengan nama Netral. Kini NTRL tengah mempersiapkan album terbaru mereka yang akan rilis tahun depan.

[Baca juga : NTRL Rayakan Tahun Baru di Samarinda]

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X