Sheryl Sheinafia: Rey "Star Wars" Cerminan Milenial yang Ambisius

Kompas.com - 13/12/2017, 12:25 WIB
Sheryl Sheinafia saat ditemui di screening film Star Wars: The Last Jedi di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (12/11/2017).  KOMPAS.com/IRA GITASheryl Sheinafia saat ditemui di screening film Star Wars: The Last Jedi di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (12/11/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Shery Sheinafia menjadi satu dari sekian banyak penonton yang terpukau oleh film Star Wars: The Last Jedi. Bahkan, Sheryl merasa akan rugi bila melewatkan Star Wars episode ke-8 itu.

"Keren banget sih, twist-nya sama flow-nya bagus banget dan menurut aku. Kalau 2017 enggak ditutup sama nonton ini tuh kayak rugi gitu," kata Sheryl saat ditemui pada screening film Star Wars: The Last Jedi di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (12/11/2017).

"Kayak 'Wah spoiler-nya udah banyak banget di Januari', karena banyak banget hal yang pengin diceritain dari filmnya," sambung Sheryl.

Pelantun "Sweet Talk" itu juga mengungkapkan ketertarikannya pada pemeran utama, Rey. Sheryl menyebut Rey sebagai cerminan milenial yang ambisius.

Baca juga : Star Wars: The Last Jedi, Menemukan Pahlawan yang Menghentikan Perang

"Aku suka banget sama karakter Rey di sini, mencerminkan sifat millennials banget yang ambisius, punya passion, untuk meneruskan sebuah kultur yang sudah mulai terlupakan dan terasingkan," ucap Sheryl.

Menurut Sheryl di usia yang terbilang muda, Rey punya keinginan kuat untuk menjalani apa yang dia pilih.

"Itu sangat penting di era milenial ini yang sudah bisa memilih apa aja yang mau ditonton dan apa aja yang mau dibaca atau pelajari dan Rey memilih untuk tetap dengan pilihan dia menjadi pelanjut jedi," lanjut bintang film Galih dan Ratna itu.

Baca juga : Saykoji Nonton Star Wars: The Last Jedi Bareng Stormtrooper

Selain itu, Sheryl juga menuturkan, film tersebut menampilkan keseimbangan antara karakter pahlawan perempuan dan laki-laki.

"Menurut aku sih kayak its a very strong feminist movie, karena bukan cuma buat cewek aja yang bisa hebat tapi mereka menempatkan karakter cowok sama cewek equals gitu," tutur Sheryl.

"Dan aku stand by sama itu, cowok itu enggak selalu lebih hebat dari cewek, tapi cewek juga enggak merasa lebih hebat dari cowok juga. Mereka tuh bisa mengimbangkan lah," tambanya.

Milenial



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X