Pemakaman Yon Koeswoyo Ditunda atas Permintaan David

Kompas.com - 06/01/2018, 12:16 WIB
David Koeswoyo usai pemakaman ayahnya Yon Koeswoyo di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGDavid Koeswoyo usai pemakaman ayahnya Yon Koeswoyo di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Putra kedua mendiang vokalis Koes Plus Yon Koeswoyo, David, mengatakan bahwa pemakaman ayahnya ditunda atas permintaannya.

Pasalnya, David sedang berada di Raja Ampat, Papua, saat Yon mengembuskan napas terakhirnya di kediamannya di kawasan Pamulang, Tangerang, pada Jumat (5/1/2018) pagi.

"Iya, atas permintaan saya. Karena sorenya papa bilang kamu pulang ya jangan lama-lama," kata David usai pemakaman Yon di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018).

David bercerita, ketika mendapat kabar duka itu, tanpa pikir panjang ia dan keluarga langsung mencari tiket pesawat untuk pulang ke Jakarta. Namun, perjalanan David tidaklah mudah.

Baca juga : Yon Koeswoyo Dimakamkan Satu Liang Lahat dengan Tonny Koeswoyo

Dari Raja Ampat, ia lebih dulu naik speed boat menyeberang pulau ke sebuah pelabuhan kecil. Setelah itu, David dan keluarga melanjutkan perjalanan dengan kapal ferry ke Sorong, Papua Barat.

"Sampai Sorong jam 16.35 WIT. Sedangkan pesawat kami jadwalnya 16.45. Kebayang enggak paniknya? Kalau ketinggalan ini, kelar kami. Kami pusing. Di Sorong penerbangan enggak terlalu banyak, harus nunggu beberapa hari," ucap David.

Meski begitu, mereka tetap berusaha mengejar waktu. Saat kapal sandar, David bersaa keluarga buru-buru turun dan mencari taksi untuk menuju ke bandara.

Baca juga : Sejumlah Musikus Antar Yon Koeswoyo ke Peristirahatan Terakhir

"Lari cari taksi, 'Berapa pak ke bandara?'. 'Rp 100 ribu'. 'Jalan!' Padahal deket. Enggak mikir lagi kami. Sampai bandara 16.40 lebih sedikit. Kami udah pesimistis enggak dapet. Pas check in, ternyata masih bisa. Karena pesawatnya baru landing. Alhamdulillah ini kehendak Allah. Itu tipis waktunya," ujar David.

"Kalau enggak dapat pesawat, saya enggak tahu rasa penyesalan saya akan seperti apa," katanya lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X