Duta Ungkap Penyebab Sheila On 7 Molor Rilis "Film Favorit"

Kompas.com - 31/01/2018, 17:32 WIB
Grup band Sheila On 7 beraksi dalam program Selebritas Beraksi Kompas.com yang disiarkan langsung dari Coffee War, Kemang Timur, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018). Duta, Eros, Adam, dan Brian berbincang soal singel terbaru mereka yang berjudul Film Favorit. KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGGrup band Sheila On 7 beraksi dalam program Selebritas Beraksi Kompas.com yang disiarkan langsung dari Coffee War, Kemang Timur, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018). Duta, Eros, Adam, dan Brian berbincang soal singel terbaru mereka yang berjudul Film Favorit.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis Akhdiyat Duta Modjo mengungkapkan alasan mengapa grup band Sheila On 7 yang dihuninya baru meluncurkan "Film Favorit" pada 2018 ini. Padahal, sebelumnya Duta dkk berencana merilisnya pada awal 2017 lalu.

Hal itu diungkapkan Duta dalam program acara Selebritas Beraksi (Selebrasi) yang disiarkan secara live streaming oleh Kompas.com Entertaiment dari kawasan Kemang Timur, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018).

"Sebenernya lebih dari kaminya aja enggak tertib sama timeline-nya kami sendiri, kami sebenarnya kan, kami sempet ngomong kami bakal rilis tuh awal 2017 rencananya," ungkap Duta.

"Penginnya ketemu mereka, enggak mau ngomongin musik lagi, janjiannya di studio mau latihan, ternyata malah pergi makan sate, habis makan (malah) ngantuk, enggak jadi latihan, pulang," lanjut suami artis peran Adelia Lontoh itu.

Duta menyimpulkan bahwa penyebab Sheila On 7 baru bisa merilis "Film Favorit" bisa jadi karena masalah disiplin waktu.

Baca juga : Tampil di Selebrasi Kompas.com, Sheila On 7 Bawakan Film Favorit

"Sering sih kayak gitu, jadi yang bikin molor tuh hal-hal kayak gitu. Cuma kan itu penting juga buat band ini, walaupun cuma sekadar ngumpul-ngumpul, makan itu juga berguna banget," ucapnya lalu tertawa.

"Cuma ya itu tadi kan mematuhi jadwal sendiri yang ternyata tidak semudah itu, tapi molornya bukan karena sesuatu yang tidak berguna juga, kami juga membagi waktu dengan manggung, sama keluarga," lanjutnya Duta.

Grup band yang terbentuk sejak 1996 itu juga belajar tentang bagaimana berjalan di atas jalur independen, setelah mereka lepas dari label besar.

"Kami juga banyak ketemu orang, belajar gimana sih jalan sendiri, sharing-sharing, apa yang harus disiapkan sebuah band yang mau ngeluarin karya dengan jalur indie," ujar Duta.

"Film Favorit" dicipta oleh gitaris Eross Candra. Lirik lagunya bercerita tentang seseorang yang berusaha mengejar cintanya.

"Jadi dia kayak ngomong, oke saya akan memperjuangkan kamu seperti di film favoritmu," kata Eross.

Baca juga : Eross: Sejak Awal Musik Sheila On 7 Tidak Egois

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X