Reza Rahadian: Benyamin Biang Kerok Didedikasikan untuk Benyamin Sueb

Kompas.com - 03/03/2018, 12:13 WIB
Benyamin Biang Kerok Falcon PicturesBenyamin Biang Kerok

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah film tak melulu diproduksi untuk menyampaikan pesan tertentu. Demikian pula dengan film komedi Benyamin Biang Kerok yang diproduksi ulang oleh Falcon Pictures.

"Saya enggak terlalu setuju bahwa sebuah film dengan sengaja akan menyajikan pesan-pesan tertentu ya. Artinya film ini dibuat dan didedikasikan untuk almarhum (seniman dan budayawan Betawi) Benyamin Sueb, itu yang pertama," kata aktor Reza Rahadian, pemeran Benyamin dalam film Benyamin Biang Kerok, dalam wawancara di XXI Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (2/3/2018).

Yang tak kalah penting, menurut Reza, film Benyamin Biang Kerok ini sejatinya juga bertujuan mengenalkan kembali kebudayaan Betawi kepada masyarakat luas.

Baca juga : Benyamin S, Muka Kampung Rejeki Kota...

"Kemudian poin kedua adalah bagaimana mengangkat unsur Betawi dan kebudayaan dari film ini. Jadi kemudian tidak serta merta sebuah film menunjukkan sebuah pesan moral, artinya ketika masyarakat menonton kemudian bisa menangkap sesuatu dari film ini yaitu kita kembalikan dari film ini, biarlah mereka yang ambil itu," ujar Reza.

"Karena tujuan awalnya untuk dedikasi kepada almarhum Benyamin Sueb, dedikasi terhadap budayawan Betawi, kemudian untuk menghibur masyarakat. Ada unsur komedian, ada unsur musikal yang mengingatkan banyak orang tentang lagu-lagu Benyamin Sueb. Itu saja sih sebenarnya, sederhana banget," tuntas Reza.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X