Ernest Prakasa: Banyak Komika Jadi Sutradara, Memicu Sentimen

Kompas.com - 03/03/2018, 14:26 WIB
Ernest Prakasa memamerkan album soundtrack Susah Sinyal pada jumpa pers peluncuram trailer dan soundtrack film Susah Sinyal di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/12/2017). Kompas.com/Ira GitaErnest Prakasa memamerkan album soundtrack Susah Sinyal pada jumpa pers peluncuram trailer dan soundtrack film Susah Sinyal di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa tahun belakangan, para komika mulai meramaikan industri perfilman Tanah Air sebagai sutradara dan penulis skenario.

Para komika yang sudah merintis karier tersebut diantaranya Raditya Dika, Ernest Prakasa, Soleh Solihun, dan Pandji Pragiwaksono.

Ernest mengaku senang dengan adanya fenomena tersebut. Artinya, semakin banyak komika yang menjajal profesi sebagai sutradara dan penulis skenario, akan semakin meramaikan perfilman nasional.

"Ini menunjukkan bahwa stand up comedy bisa menjadi pintu gerbang menuju profesi lain yang lebih serius di industri entertainment," kata Ernest kepada Kompas.com di Monopoli Hotel, Kemang Raya, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

[Baca juga : Ernest Prakasa Tak Alergi Kritik]

Meski begitu, Ernest menyadari bahwa keterlibatan para komika sebagai sutradara akhirnya memicu sentimen dari mereka yang menempuh pendidikan perfilman secara formal.

"Gue rasa ada. Wajar ya. Enggak secara langsung, kalaupun ada orang-orang yang beranggapan 'Apa sih kok tiba-tiba menjadi sutradara?' Ya itu 100 persen gue memahami," kata dia.

"Karena guee terbayang kami (komika) berada di industri perfilman, dan tidak merintis dari awal banget. Kan memang sutradara jalurnya macam-macam, ada yang merintis dari kru, sampe jadi astrada, S1, ada step yang panjang," kata dia.

Kebetulan Ernest, Radit, Pandji, dan Soleh tidak melewati tahapan secara formal. Sutradara film Ngenest (2015) itupun memaklumi sentimen yang terjadi.

Mmeski demikian, Ernest mengaku mempertaruhkan namanya untuk terjun ke profesi tersebut. Ia mengaku tidak main-main dan harus membuat karya yang berkualitas sebagai pembuktian.

"Karya yang bagus itu berbicara untuk diri sendiri. Gue enggak perlu cuap-cuap mempertahankan diri bisa kok dari stand up comedy, tanpa gue cuap orang bisa lihat karya gue seperti apa kok," tutupnya.

[Baca juga : Ernest Prakasa Ingin Garap Film Anak]

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X