Jaz Bikin Java Jazz Santai seperti di Pantai

Kompas.com - 03/03/2018, 21:16 WIB
Jaz bersama band pengiringnya kompak tampil kasual dengan mengenakan kemeja pantai saat tampil di Java Jazz 2018 yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018) malam.
KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAJaz bersama band pengiringnya kompak tampil kasual dengan mengenakan kemeja pantai saat tampil di Java Jazz 2018 yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018) malam.
|
Editor Kistyarini

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis bersuara merdu Aziz Hayat alias Jaz, mengajak penonton Java Jazz Festival 2018 lebih rileks saat menikmati penampilannya.

Jaz bersama band pengiringnya kompak tampil kasual dengan mengenakan kemeja pantai.

Ya, pemuda kelahiran Brunei Darussalam ini sukses membuat penyuka musiknya santai seperti di pantai kendati Java Jazz 2018 digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018).

Suasana menjadi syahdu ketika Jaz melantunkan "Kasmaran" untuk menemani pengunjung Java Jazz bersantap malam di pusat jajanan, yang gerainya berdiri di sekitar panggung MLD Stage Bus.

Makin lama penampilan pemuda berusia 24 tahun ini makin asyik. Dia mengajak penonton untuk bernostalgia lewat lagu "Inikah Cinta" yang dipopulerkan boyband ME di akhir era 1990-an.

Sesudahnya, Jaz menepati janji untuk mengenalkan singelnya yang ketiga.

"Seperti yang saya janjikan tadi. Saya akan bawakan satu lagu spesial," ucap Jaz.

Jaz mengatakan bahwa lirik lagu ini bercerita tentang orang-orang yang punya kebiasaan mengintip profil seseorang di media sosial sambil berharap si pemilik akun belum ada yang punya.

"Di sini ada stalker enggak? Siapa yang biasa stalking? Itu biasa ya di social media, tapi enggak mau ada yang ngakuin," kata Jaz.

Baca juga : Yura Yunita Ditemani Papa-papa Handsome di Java Jazz

"Ini kisah sedih sebenarnya, mengharapkan sesuatu yang tak pasti," lanjut dia sebelum lagu "I Stalk Your Profile" meluncur.

Malam Minggu bersama Jaz belum berakhir. Lagu "That's What I Like" dari vokalis asal AS, Bruno Mars, tak ketinggalan dinyanyikan untuk menghibur pengunjung Java Jazz 2018.

Baca juga : Dari Hajatan Nikah, Elek Yo Band ke Panggung Java Jazz Festival



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X