Kompilasi Musik Galau Zaman "Old" Hangatkan Java Jazz 2018

Kompas.com - 03/03/2018, 22:26 WIB
MLDjazzproject Season 3 feat Marcell, Pusakata, Danila, hingga Syaharani tampil bergiliran dalam pergelaran Java Jazz Festival 2018 yang diadakan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018) malam. KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAMLDjazzproject Season 3 feat Marcell, Pusakata, Danila, hingga Syaharani tampil bergiliran dalam pergelaran Java Jazz Festival 2018 yang diadakan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018) malam.
|
Editor Kistyarini

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Aroma nostalgia terasa kental pada Java Jazz Festival 2018 yang setia diadakan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Di hari kedua pergelarannya, Sabtu (3/3/2018), penonton Java Jazz mendapat suguhan lagu-lagu galau zaman "old" alias lagu lawas.

Menu lagu-lagu nostalgia ini dibawakan oleh MLDjazzproject Season 3 feat Marcell, Pusakata, Danila, hingga Syaharani. Mereka tampil bergiliran.

Di awal pertunjukan, kolaborasi ini lebih dulu dibuka oleh penampilan vokalis Marcell Siahaan. Dia menyanyikan lagu "Nirwana" dengan tempo yang lebih lambat daripada versi yang dibawakan band GIGI.

Setelah Marcell, tiba giliran Danila. Perempuan bersuara merdu ini mengajak seisi ruang pertunjukan MLD Spot menyanyikan lagu "Jangan Kau Henti" yang dulu dipopulerkan grup band Lingua dan lagu "Tentang Aku" dari Jingga.

"Saya akan kembali ke belakang (panggung) dulu. Selanjutnya masih ada lagi, jangan ke mana-mana," kata Danila.

Setelah Danila pamit, Pusakata atau Is, yang dulu dikenal sebagai vokalis Payung Teduh, naik ke panggung.

Tanpa basa-basi pria bernama lengkap Mohammad Istiqamah Djamad ini langsung menyanyikan lagu lawas yang sudah tak asing lagi, "Kala Cinta Menggoda", karya Guruh Sukarnoputra.

Tak lama kemudian posisi vokalis beralih kepada penyanyi jazz Syaharani. Dia tampil anggun dengan busana serba putih.

"Selamat malam Minggu, saya Syaharani," sapa perempuan yang akrab dipanggil Rani itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X