Nikita Willy: Penggemar Selalu Membelaku dari Serangan Haters

Kompas.com - 11/03/2018, 18:30 WIB
Nikita Willy saat merayakan HUT ke-10 Nikilovers di J-Zone Cafe, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanNikita Willy saat merayakan HUT ke-10 Nikilovers di J-Zone Cafe, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Artis peran Nikita Willy mengatakan bahwa para nikilovers -sebutan untuk para penggemarnya- menjadi bagian tidak terpisahkan dari dirinya.

Menurut artis kelahiran 29 Juni 1994 itu, penggemar selalu membelanya di saat para haters menyerangnya.

“Walaupun banyak haters di luar sana, nikilovers yang selalu berada di depan dan membela aku,” ujar Nikita saat merayakan HUT ke-10 Nikilovers di J-Zone Cafe, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018).

Niki mengucapkan terima kasih atas dukungan para penggemarnya selama 10 tahun ini. Di saat Niki sedang gundah gulana akibat serangan haters, dukungan para penggemar membikin dirinya bersemangat lagi.

“Pas aku sudah capek dan bad mood, aku selalu baca komentar positif dan bikin aku semangat lagi,” kata dia.

Menurut artis kelahiran 29 Juni 1994 itu, penggemar selalu membelanya di saat para haters menyerangnya.

Baca juga : Ibunda Benarkan Indra Beri Cincin Untuk Nikita Willy

Nikilovers merayakan HUT pada 27 Februari setiap tahun. Niki mengatakan, komunitas penggemarnya itu terbentuk saat ia bermain sebuah sinetron 10 tahun lalu di Studio Persari, Jakarta Selatan.

“Dulu tuh yang datang cuma satu, dua, tiga orang. Cuma sedikit. Mereka datang bawa makanan dan bunga, hingga saat ini sudah bertambah banyak. Awalnya dari Jakarta, sekarang sudah dari luar Jakarta bahkan luar negeri,” ucapnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X