Ayushita: Menjadi Penyulih Suara Itu Sulit

Kompas.com - 04/04/2018, 19:46 WIB
Ayushita saat menghadiri peluncuran DVD Original Film Doraemon di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2018). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanAyushita saat menghadiri peluncuran DVD Original Film Doraemon di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Ayushita (28) mengaku menggemari serial kartun Doraemon, yang telah menjadi tontonannya sejak kecil.

Di balik tokoh-tokoh kartun itu, ada para penyulih suara yang menjalankan tugasnya dengan baik agar anak-anak mudah mengerti jalan cerita Doraemon yang awalnya berbahasa Jepang menjadi bahasa Indonesia.

Menurut Ayushita, menjadi penyulih suara adalah pekerjaan yang cukup sulit. Ia merasakannya saat harus menyulih suara untuk karakternya sendiri.

"Aku dubbing untuk film sendiri aja itu susahnya setengah mati. Biasanya harus recall lagi karakternya," kata Ayushita saat menghadiri peluncuran DVD Original Film Doraemon di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2018).

Baca juga : Ayushita Pilih jadi Artis Ketimbang Kerja di Balik Layar

Ia pun mengagumi para penyulih suara kartun kesayangannya tersebut. Apalagi sejak Doraemon muncul sejak 1990-an, hingga saat ini, mereka bisa mempertahankan karakter-karakter suara tersebut.

"Yang sudah panjang umurnya, aku kagum mereka bisa mempertahankan karakter yang sama. Punya pakemnya sendiri yang menurut aku luar biasa dan bisa diacungi jempol," kata dia.

Sayangnya, Ayushita belum berniat untuk menjadi seorang penyulih suara. Menurut dia, semua orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

"Belum. Masing-masing bidang punya kelebihan dan pressure sendiri. Jadi dubber yang serial panjang pasti punya pendalaman dan motivasi sebagai seorang karakternya yang harus konsisten. Aku kagum konsistennya," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X