Via Vallen Sering Bernostalgia di Jalanan Tempatnya Mengamen

Kompas.com - 02/05/2018, 07:32 WIB
Penyanyi dangdut Via Vallen usai konser Via Vallen Dangdut Never Dies di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (1/5/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGPenyanyi dangdut Via Vallen usai konser Via Vallen Dangdut Never Dies di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (1/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dangdut Via Vallen (26) mengaku pernah mengamen di jalanan ketika masih kecil. Kini dia sudah menjadi seorang penyanyi kondang.

Via mengatakan ia tidak akan pernah melupakan masa-masa itu. Ketika melewati tempat dia dulu mengamen, Via merasakan nostalgia.

"Kalau ingat-ingat dulu ya, masa-masa yang indah saja buat Via. Jadi kalau Via lewat d ijalan tempat Via ngamen dulu tuh suka nostalgia, kadang berhenti dulu ngelihatin situasinya," ungkap Via usai konser Via Vallen Dangdut Never Dies di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (1/5/2018).

Perempuan bernama asli Maulidia Octavia itu menyebut masa-masa itu indah meskipun uang yang didapatnya dari mengamen tidak banyak.

"Wah, kalau penghasilan ngamen pertama dikit banget ya. Paling Rp 4.000, paling banyak Rp 25.000 itu sudah banyak banget," ujarnya.

Kini saat sudah sukses menjadi seorang penyanyi dangdut yang sedang naik daun, sesekali Via sempat merasakan kerinduan untuk turun ke jalan dan menyanyi di sana seperti dulu.

Baca juga : Via Vallen Pernah Mengamen di Jalanan

"Kadang Via kangen bisa ngamen, kangen saja sih," paparnya.

Sebelumnya pelantun "Sayang" itu bercerita bahwa ia pernah mengamen ketika masih duduk di kelas 5 SD.

Dia beralasan ingin bisa membeli barang-barang yang diinginkannya dengan hasil jerih payah sendiri.

Baca juga : Headphone yang Digunakannya Bau, Via Vallen Lapisi dengan Tisu


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X