Diskusi Mengenai Konservasi di Bentara Jakarta - Kompas.com

Diskusi Mengenai Konservasi di Bentara Jakarta

Kompas.com - 10/05/2018, 10:24 WIB
ilustrasiDok. Bentara Budaya Jakarta ilustrasi

Peninggalan karya seni dan budaya rentan akan ancaman dalam berbagai bentuk. Mulai dari pencurian, vandalisme, hama, polusi, kelembaban, temperatur, keadaan darurat berkaitan dengan alam dan kerusakan diakibatkan cahaya dan lainnya.

Efek yang timbul dari masalah ini dapat diatasi dan sebenarnya malah bisa dilakukan penanganan melaui konservasi agar kerusakan yang dimaksud tidak terjadi. Michaela adalah sosok yang bergerak di bidang konservasi karya seni.

Awal karier Michaela dimulai saat ia berusia  25 tahun. Sebagai seorang restorator dan konservator profesional khusus dalam, seni modern dan kontemporer. Menurut Emi, panggilannya,  adalah bagaimana para perupa harus meminimalisir dampak ancaman kerusakan tersebut saat mereka membuat karya seni.

Emi dibesarkan di Italia dengan dikelelilingi benda-benda antik masa itu. Dia bisa cepat mempelajari bahwa  konservasi seni karya abad XV lebih mudah ketimbang melestarikan senirupa modern dan seni kontemporer.

Setelah lulus dari restorasi dan konservasi Emi mulai berlatih dalam seni modern dan kontemporer. Dia bisa membedakan karya seni yang dikerjakan oleh seniman yang mengerti material yang dipakainya  VS  seniman  yang hanya memakai produk  yang “mudah didapat-mudah dibeli” tanpa mengetahui komposisi ataupun kandungan materialnya sendiri.

Ini adalah kesenjangan atara generasi masa kini dan para maestro masa lalu. Salah satu alasan mengapa seorang professional selalu menginginkan kualitas material terbaik untuk menghindari kerusakan yang tidak semestinya terhadap karya seni ataupun warisan budaya. Dan ceu Emi, panggilan akrabnya selama berkunjung ke Bandung berharap akan ada banyak seniman yang belajar  pengetahuan tentang material senirupa dan bagaimana penggunaannya.

Harapan Emi, Indonesia memiliki konservator professional, yang terlatih dan memiliki program yang sesuai yang dikenal secara internasional. Tentu saja hal ini tidak bisa diperoleh hanya dengan workshop singkat saja.

Bentara Budaya Jakarta akan mengadakan obrolan mengenai apa dan bagaimana konservasi serta restorasi yang dimaksud oleh Emi.  Dalam tajuk: Konservasi di Studio Seniman: Mengapa dan Bagaimana pada Senin, 14 Mei 2018, pukul 15.00 WIB.

Pembicara: Michaela Anselmini  (Konsevator dan Restorator Seni Internasional). Dimoderatori: Enin Supriyanto(curator).


Komentar
Close Ads X