Diiringi Tepuk Tangan, Kendrick Lamar Terima Penghargaan Pulitzer

Kompas.com - 31/05/2018, 15:40 WIB
Kendrick Lamar tampil di panggung Grammy Awards 2018, yang digelar di Madison Square Garden, New York City, Minggu (28/1/2018) waktu setempat. Christopher Polk/Getty Images for NARAS/AFPKendrick Lamar tampil di panggung Grammy Awards 2018, yang digelar di Madison Square Garden, New York City, Minggu (28/1/2018) waktu setempat.

KOMPAS.com - Rapper Kendrick Lamar telah menerima Pulitzer Prize dalam bidang Musik untuk albummya yang berjudul DAMN (2017).

Ia secara resmi menggenggam piagam penghargaannya itu dalam acara di Universitas Columbia, New York, AS, Rabu (30/5/2018).

Hal itu menjadikan Lamar sebagai seniman non-klasik atau jazz pertama yang menerima penghargaan tersebut.

Sebagai informasi, Pulitzer Prize merupakan penghargaan tertinggi dalam bidang jurnalistik cetak di Amerika Serikat. Pulitzer Prize juga diberikan untuk pencapaian dalam bidang sastra dan gubahan musik. 

"(DAMN) adalah koleksi lagu virtuoso yang disatukan oleh keaslian vernakularnya yang menawarkan sketsa yang menangkap kompleksitas kehidupan Afrika Amerika modern," kata pemandu acara sesaat sebelum memanggil Lamar ke panggung.

Lamar yang duduk di samping pembaca berita CBS News, Gayle King, lalu maju dengan iringan gemuruh tepuk tangan. Ia tersenyum, tetapi tak berkomentar saat menerima penghargaannya.

Meski begitu, Lamar berkomentar melalui video langsung akum Facebook Pulitzer Prize.

"Ini suatu kehormatan ... Saya telah menulis seluruh hidup saya, jadi untuk mendapatkan pengakuan semacam ini - ini indah," kata Lamar.

DAMN sebelumnya dinobatkan sebagai Album Rap Terbaik dan dinominasikan untuk Album of the Year di Grammy Awards tahun ini.

Agustus lalu, Lamar berbicara dengan Rolling Stone tentang pola pikir artistiknya saat menyusun album double platinum-nya itu.

"Tujuan awalnya adalah membuat hibrida dari dua album komersial pertama saya. Itu adalah fokus kami, bagaimana melakukannya secara sonik, lirik, melalui melodi. Dan itu keluar persis bagaimana saya mendengarnya di kepala saya. ... Ini semua bagian dari saya," ujar Lamar ketika itu.

"Musikalitasku telah mendorongku sejak saya berumur empat tahun. Ini hanya bagian dari saya, manusia, dan bagaimana saya mengeksekusinya adalah tantangan utama. Dari To Pimp a Butterfly ke DAMN. Itu bisa gagal jika tak dieksekusi dengan benar," tambahnya.

Jadi saya harus benar-benar berhati-hati pada isinya dan bagaimana saya merangkai masuk dan keluar dari topik, yang secara organik masih terasa seperti saya," kata Lamar lagi.

Baca juga: Kendrick Lamar, Rapper Pertama Peraih Hadiah Pulitzer Bidang Musik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.