Mantap di Politik, Ahmad Dhani Jadi Caleg dari Partai Gerindra

Kompas.com - 27/07/2018, 10:57 WIB
Ahmad Dhani menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAhmad Dhani menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis musik Ahmad Dhani semakin serius terjun ke dunia politik. Setelah pada 2017 mengikuti Pilkada Kabupaten Bekasi, kali ini Dhani maju di Pemilihan Legislatif 2019 dari Partai Gerindra.

Pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2017, Dhani menjadi calon wakil bupati mendampingi pasangannya, calon bupati Sa'duddin.

Pada 2017 juga, nama Dhani masuk ke dalam bursa bakal calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Namun, tidak ada partai yang mendukung pentolan band Dewa 19 tersebut.

1. Mengganti nama

Memantapkan diri sebagai caleg, Dhani bahkan meresmikan penggantian nama asli agar gampang diingat dalam Pileg 2019 melalui PN Jakarta Selatan.

Dhani mengganti namanya, dari Dhani Ahmad Prasetyo, kini resmi menjadi Ahmad Dhani Prasetyo.

Ditemui seusai sidang, Dhani mengungkapkan alasan penggantian nama dirinya dan juga Mulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kan nama itu secara adab, nama Ahmad di depan. Sudah lama sejak nama saya Ahmad Dhani (di industri hiburan), ayah saya memberi nama Dhani Ahmad Prasetyo, tetapi menurut saya adabnya yang benar Ahmad di depan," kata Dhani.

Langkah yang sama diambil istrinya. Dari semula Raden Mulansari, kini penyanyi itu resmi bernama Mulan Jameela.

2. Maju bersama

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X