Babak Awal Perceraian Nikita Mirzani-Dipo Latief

Kompas.com - 02/08/2018, 08:15 WIB

Tak cuma kekerasan verbal, ibu dua anak ini juga mengaku akhir-akhir ini ia dan keluarganya sering mendapat teror yang diduga dari pihak Dipo.

"Meneror, mengancam. Jadi ngancemnya tuh bukan ngancem gue secara langsung, tapi orang-orang di sekeliling gue gitu. Via telepon, pinter juga dia telepon biar enggak ada bukti," kata Nikita.

Beruntung teror itu sudah tak ada lagi saat ini. "Enggak, mungkin mereka uda takut ha ha ha," ucapnya.

Baca juga: Nikita Mirzani Mengaku Rasakan Kekerasan Verbal yang Dilontarkan Dipo Latief

4. Tidak dinafkahi

Pengakuan Nikita tak sampai di situ saja. Perempuan yang saat ini berpenampilan tertutup itu mengaku sejak menikah hingga kini ia tak pernah mendapat nafkah dari Dipo Latief.

"Emang enggak pernah (dinafkahi) dari awal juga enggak pernah. Ya tapi kan bukan materi yang dicari ya," ujar Nikita.

Karena itulah, jika ditanya apakah ia bakal menggugat harta gana gini nantinya, Nikita tak bisa menjawab. Menurut dia, tak ada harta bersama yang bisa diperkarakan.

"Apa yang mau dituntut, shay? Masya Allah mau itu dibelah tuh gedung? Itu punya bapaknya (Dipo). Emang enggak punya (harta pribadi)," ujar Nikita blak-blakan.

Namun, ibu dua anak ini menegaskan bukan masalah harta yang memicunya mengajukan itsbat nikah sekaligus gugatan cerai terhadap Dipo, Senin (16/7/2018).

Nikita mengatakan, sejak awal menjalin hubungan dengan Dipo murni karena perasaan cinta, bukan kekayaan keluarga Dipo.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X