Babak Awal Perceraian Nikita Mirzani-Dipo Latief

Kompas.com - 02/08/2018, 08:15 WIB

"Gue enggak pernah lihat dia anak pengusaha, gue lihat dia secara individu. Gue enggak mau terjangkit virus ha ha ha jadi gue tinggalin aja deh. Enggak ada (penyesalan), shay," ujar Nikita.

Baca juga: Usai Sidang Cerai, Nikita Mirzani Singgung soal Virus dan Gadai Sertifikat

6. Keinginan Dipo

Jika Nikita berkukuh cerai dari Dipo, mana Dipo sampai saat ini masih berusaha mempertahankan rumah tangganya Mereka. Hal itu diungkapkan Nikita setelah sidang cerainya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

"Oh dia sampai sekarang kayaknya masih (mau memperbaiki kondisi rumah tangga). Iyalah (Dipo masih mempertahankan), siapa sih yang enggak sama gue," ujar Nikita disertai kelakar.

Ibu dua anak mengatakan, terakhir kali berkomunikasi dengan Dipo seminggu sebelum ia mengajukan gugatan cerai pada 16 Juli 2018 atau tiga pekan yang lalu.

Saat itu, menurut Nikita, Dipo masih menyambangi apartemennya yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Terakhir konunikasi tiga minggu lalu. Mau tahu aja (obrolkan apa). Tiga minggu lalu ya dia masih bolak balik apartemen gue," ujar Nikita.

Menurut Nikita, Dipo tak hadir dalam sidang hari ini tanpa alasan yang jelas. Sehingga mediasi yang seharusnya dijalani Nikita dan Dipo terpaksa ditunda dua pekan ke depan.

Kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, menimpali bahwa sidang selanjutnya dijadwalkan pada 15 Agustus 2018.

"Tinggal proses mediasinya aja karena ini harus dijalanin dulu jadi tergugat harus hadir. Dipanggil dulu, hadir atau tidak. Kalau memang enggak hadir hakim akan ambil sikap. Kalau hadir, diberi kesempatan untuk berdamai, aturannya seperti itu," ujar Fahmi.

Baca juga: Kata Nikita Mirzani, Dipo Latief Masih Ingin Pertahankan Pernikahan


Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X