Sujiwo Tejo: Orang Nonton Film Horor karena Pengap dengan Politik - Kompas.com

Sujiwo Tejo: Orang Nonton Film Horor karena Pengap dengan Politik

Kompas.com - 11/08/2018, 10:17 WIB
Aktor Sujiwo Tejo berpose di sela wawancara promo film Kafir di Redaksi Kompas.com, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Film horor besutan Azhar Kinoi Lubis ini akan tayang di bioskop 2 Agustus mendatang.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Aktor Sujiwo Tejo berpose di sela wawancara promo film Kafir di Redaksi Kompas.com, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Film horor besutan Azhar Kinoi Lubis ini akan tayang di bioskop 2 Agustus mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Sujiwo Tejo menilai bahwa besarnya minat penonton Indonesia terhadap film horor bisa jadi disebabkan karena mereka sudah penuh sesak dengan kondisi politik saat ini.

Hal itu dikatakan Sujiwo Tejo saat berkunjung ke redaksi Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta Pusat belum lama ini.

"Orang semakin pengap karena politik misalnya, dan dia secara imajiner perlu ruang baru misalkan film. Horor mungkin dianggap bukan hal yang sehari-hari. Jadi mereka pengin keluar dari keseharian," kata Jiwo.

Baca juga: Sujiwo Tejo Mau Terima Film Kafir Lagi karena Putri Ayudya

"Mungkin produser membaca kita lelah dengan politik. Maka pilihanmu adalah gosip atau memperluas bahwa hidup ini bukan yang keliatan aja," sambungnya.

Sujiwo Tejo diketahui menjadi pemeran dalam film horor Kafir. Film ini menjadi satu dari empat film horor yang naik layar pada bulan Agustus ini. Tiga film horor lain itu adalah Gentayangan, Sebelum Iblis Menjemput dan Sesat.

Kegemaran masyarakat dengan cerita-cerita berbau mistis sudah ada sejak dulu. Di era 80-an, Jiwo bercerita ada seorang yang dikenalnya selalu mendengarkan cerita horor.

"Tahun 80-an ada cerita horor radio malah misal mak lampir dan sebagainya. Saya kenal tukang sapu di kos-kosan di Bandung, dia bawa radio kecil kemanapun untuk dengerin mak lampir cerita horor, supaya ruang hidupnya luas," tutur Jiwo.


Komentar
Close Ads X