Ahmad Dhani Jalani Sidang Ditemani El, Dul, dan Ratna Sarumpaet

Kompas.com - 13/08/2018, 15:32 WIB
Ahmad Dhani menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Senin (13/8/2018). Aktivis Ratna Sarumpaet dan kedua anaknya, El Rumi dan Dul Jaelani, ikut hadir. Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAhmad Dhani menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Senin (13/8/2018). Aktivis Ratna Sarumpaet dan kedua anaknya, El Rumi dan Dul Jaelani, ikut hadir.

JAKARTA, KOMPAS.com - El Rumi dan Dul Jaelani tampak berada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Rupanya, mereka hendak menemani ayahnya, Ahmad Dhani, yang menjadi terdakwa kasus ujaran kebencian.

Hari ini, Dhani akan menjalani sidang lanjutan yang beragendakan keterangan dua saksi ahli yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU). Kedua saksi adalah ahli pidana dan ahli ITE.

"Hari ini pemeriksaan dua ahli dari JPU. Ahlinya pidana dan ITE," kata kuasa hukum Dhani, Ali Lubis.

Dhani tiba di PN Jakarta Selatan bersama El dan Dul pada pukul 14.45 WIB. Ia mengenakan jas hitam dengan blangkon yang selalu dikenakan selama menjalani sidang kasusnya.

Baca juga: Ahmad Dhani Menolak Disebut Memprovokasi oleh Saksi Ahli

Di belakang Dhani terlihat tim kuasa hukum yang dikomandoi oleh Hendarsam Marantoko. Terlihat pula dua anak Dhani, El Rumi dan Dul Jaelani, ikut hadir dalam persidangan.

Selain itu, ada juga aktivis Ratna Sarumpaet ikut menemani Dhani. Mereka semua langsung memasuki ruang utama.

Sambil menunggu sidang dimulai, Dhani bersama rombongan tampak masih berbincang santai bahkan berswafoto di ruang sidang sambil menunggu hakim dan jaksa tiba.

Sebelumnya, jaksa sudah menghadirkan para saksi pelapor dan fakta dalam persidangan. Mereka adalah Jack Lapian, Danick Danoko, Retno Hendri Astuti, Natalia Dwi Lestari, Togar Harahap, Syawal, Suryopratomo Bimo, Wardoyo, dan Memet Indrawan.

Baca juga: Saksi Ahli Sebut Twit Ahmad Dhani Memprovokasi

Selain itu, jaksa juga menghadirkan saksi Ahli Pidana dana Effendy Saragih dan saksi ahli ITE Digital Forensik Saji Purwanto.

Kasus ini bermula saat Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Atas kicauannya, Dhani dilaporkan oleh Jack Lapian, yang merupakan pendiri BTP Networks atas tuduhan ujaran kebencian.

Baca juga: Ahmad Dhani Mengaku Tulis Satu Twit yang Mengandung Ujaran Kebencian

Dhani dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis pada akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST, dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X