Randy Martin Ditunjuk Jadi Duta Anti-rokok

Kompas.com - 14/08/2018, 13:24 WIB
Randy Martin saat menghadiri seminar Pengurangan Angka Perokok di kawasan Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/2018).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Randy Martin saat menghadiri seminar Pengurangan Angka Perokok di kawasan Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Randy Martin Dipilih menjadi Duta Anti-rokok oleh Kementerian Kesehatan melalui program Young Health Programme yang bekerja sama dengan AstraZeneca dan Yayasan Plan International Indonesia.

Randy Martin melihat penunjukkan dirinya menjadi Duta Anti-rokok sebagai sesuatu yang berharga. Lewat hal itu, ia menganggap bahwa dirinya menjadi sosok yang cukup berhasil menerapkan pola hidup sehat.

"Ini tuh bagus buat diri aku dan memberi contoh untuk anak muda lainnya, bagaimana menyenangkannya menjalani hidup dengan sehat," ucap Randy Martin dalam jumpa pers di Plaza Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan, Selasa pagi (14/8/2018).

Baca juga: Gaya Pacarannya dengan Randy Martin Dikritik, Cassandra Lee Bela Diri

Artis yang masih berusia 19 tahun ini memang cukup layak menjadi sosok Duta Anti-rokok. Usianya yang masih muda dengan penggemar yang kebanyakan kalangan muda bisa dibilang menjadi sebuah kampanye efektif untuk menekan tingginya angka perokok di usia remaja.

Randy sendiri menyebut godaan lingkungan untuk merokok cukup besar. Terutama dunia hiburan yang ia jalani cukup terbuka terhadap perokok.

"Harus kuat dulu komitmennya, sadar kalau sakit itu mahal, dari situ saya bisa menahan diri untuk tidak merokok dan saya ingin mengajak teman-teman lainnya," ucap Randy Martin.

"Sebaiknya iklan rokok dikurangi, terutama bagi pemerintah, karena dampaknya besar sekali," tambah Randy Martyn.

Artis yang terkenal lewat sinetron ini juga mengucapkan terimakasih kepada lembaga terkait yang telah menunjukknya sebagai Duta Anti-rokok. Baginya penunjukkan ini akan memotivasinya untuk mencari cara agar lebih efektif mengajak anak muda untuk berhenti merokok.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X