Mandra, Oase Tawa dalam Si Doel The Movie

Kompas.com - 16/08/2018, 07:00 WIB
Artis komedi Mandra berpose di sela wawancara promosi film Si Doel The  Movie di kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Selasa (17/7/2018). Film ini mulai diputar di bioskop-bioskop Tanah Air mulai 2 Agustus 2018. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOArtis komedi Mandra berpose di sela wawancara promosi film Si Doel The Movie di kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Selasa (17/7/2018). Film ini mulai diputar di bioskop-bioskop Tanah Air mulai 2 Agustus 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Mandra tetap Mandra. Begitulah yang mungkin ada di benak mereka yang menonton Si Doel The Movie.

Karakter Mandra, encang (paman) Kasdoellah atau Si Doel, tak kehilangan nyawa meski sudah hampr satu dekade artis komedi Mandra tak memerankannya.

Kelucuannya juga tak berkurang sejak terakhir kali tampil dalam sinetron-sinetron seri Si Doel Anak Sekolahan (1994-2004) dan Si Doel Anak Gedongan (2005-2006) serta FTV Si Doel Anak Pinggiran (2011). 

Baca juga: Sering Bertengkar dengan Benyamin, Mandra Berharap Diampuni Dosanya

Sepanjang sinetron seri Si Doel dulu, Mandra dikenal selalu "ribut" dengan Babe Sabeni, yang diperankan oleh mendiang Benyamin Sueb. 

Penyebab pertengkaran mereka biasanya hal-hal sepele, terutama soal oplet biru-hitam milik Babe.  

Bukan hanya dengan Babe, Mandra juga sering terlibat adu mulut dengan Atun (Suti Karno) dan Mas Karyo (mendiang Basuki), serta Engkong (mendiang Pak Tile). Bahkan, juga dengan Si Doel (Rano Karno).

Oase tawa
Gaya bicara yang nyablak dan asal nyeletuk menjadi ciri khas karakter Mandra sampai sekarang.

Sama dengan dalam sinetron serinya, dalam Si Doel The Movie Mandra selalu menjadi pencair suasana di tengah drama cinta segitiga Sarah-Doel-Zaenab. Kehadirannya bagai sebuah oase di gurun pasir.

Entah apa jadinya jika Mandra tak menemani Si Doel ke Amsterdam, Belanda, ketika diminta membawa barang-barang khas Betawi ke Negeri Kincir Angin itu untuk Tong Tong Fair, yang diikuti oleh Hans, saudara sepupu Sarah.

Mulai dari rumah di Tanah Air, sepanjang perjalanan, sampai di Belanda, Mandra berhasil mengocok perut para penonton.

Baca juga: Cerita Kocak Mandra Shooting Si Doel di Belanda yang Bikin Ketawa

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X