Pembukaan Asian Games 2018 Tuai Pujian, Addie MS Bangga akan Tim Kerjanya

Kompas.com - 20/08/2018, 11:22 WIB
Addie MS ditemui di Wisma Serbaguna, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (27/5/2018). KOMPAS.com/IRA GITAAddie MS ditemui di Wisma Serbaguna, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (27/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pemusik Addie MS (58) merasa bangga dan bersyukur bisa menjadi salah satu orang yang berada di balik layar kemegahan upacara pembukaam Asian Games 2018, yang berlangsung pada Sabtu (18/8/2019) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Namun, Addie mengaku bahwa rasa bangganya itu diberikannya kepada, antara lain, Ronald Steven, sesama music drector yang terlibat, serta Wishnutama selaku Creative Director, Denny Malik dan Eko Supriyanto sebagai koreografer.

"Ini kan kerja kolektif ya. Bangga tentunya bangga, tapi bukan bangga atas diriku pribadi, tapi bangga atas tim di mana aku dilibatkan ini," kata Addie ketika dihubungi oleh Kompas.com, Minggu (19/8/2018).

Baca juga: Demi Asian Games, Addie MS Tak Gelar Konser Kemerdekaan Twilite Orchestra

Ayah dari artis musik Kevin Aprilio ini pun sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan mereka yang ia sebut maestro.

"Bersyukur Tuhan kasih aku kesempatan, aku diceburin di tim yang enak banget, salah satu tim terbaik. Semuanya hebat, semua humble, enggak ada yang merasa maestro, padahal maestro semua," ujar suami dari penyanyi Memes ini.

Baca juga: Untuk Asian Games 2018, Addie MS Akan Padukan Musik Tradisional, Orkestra, dan Musik Elektronik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski Addie MS mengakui bahwa pekerjaan yang diembannya itu sangat menguras energi, semua itu terbayar dengan hasil yang mereka wujudkan.

Baca juga: Lagu Bright As The Sun Akhiri Pembukaan Asian Games 2018

"Pasti senang, bahagia, setelah kerja keras yang seperti itu. Kadang pernah dua hari dua malam enggak tidur sampai stuck, sampai enggak bisa mikir lagi. Padahal, tahu apa yg mau dikerjain, tapi enggak bisa ngetik, sakit sampai dua hari, tadi sakit biasa," ceritanya.

"Proses kreatif itu berjalan dengan amat menyenangkan, meskipun melelahkan dan berakhir seperti kemari. Tentunya tak berhenti bersyukur pada Allah diberikan karunia itu," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.