Saksi Sakit Asam Urat, Sidang Kasus Ahmad Dhani Ditunda

Kompas.com - 03/09/2018, 15:54 WIB
Ahmad Dhani menjalani sidang kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/9/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAhmad Dhani menjalani sidang kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua saksi fakta yang dihadirkan oleh tim penasehat hukum terdakwa Ahmad Dhani berhalangan hadir dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (3/8/2018).

Dhani mengatakan bahwa salah satu saksi yang meringankan tidak hadir karena sakit. Sedangkan saksi yang satu berhalangan tanpa keterangan.

"Sakit. Asam urat mendadak. Memang sakit dia asam urat," kata Dhani seusai penundaan sidang di PN Jakarta Selatan.

Dhani memastikan bahwa kedua saksi yang berhalangan tersebut akan dihadirkan kembali pada sidang pekan depan atau dua pekan lagi. Hal yang sama juga diungkapkan oleh kuasa hukum Dhani, Hendarsam.

"Jadi ya kami tidak bisa memaksa saksi tersebut untuk hadir pada saat ini. Kami juga tidak mengantisipasinya," kata Hendarsam.

Kasus ini bermula saat Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Atas kicauannya, Dhani dilaporkan oleh Jack Lapian, yang merupakan pendiri BTP Networks atas tuduhan ujaran kebencian.

Dhani dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis pada akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST, dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017.

Baca juga: Ahmad Dhani Akan Hadirkan Dua Saksi pada Siang Ini

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X