Dituding Sebabkan Kematian Mac Miller, Ariana Grande Tutup Komentar di IG - Kompas.com

Dituding Sebabkan Kematian Mac Miller, Ariana Grande Tutup Komentar di IG

Kompas.com - 08/09/2018, 19:59 WIB
Penyanyi Ariana Grande tampil di panggung 2018 iHeartRadio by AT&T di Banc of California Stadium, Los Angeles, California, pada 2 Juni 2018.Kevin Winter/Getty Images for iHeartMedia/AFP Penyanyi Ariana Grande tampil di panggung 2018 iHeartRadio by AT&T di Banc of California Stadium, Los Angeles, California, pada 2 Juni 2018.

KOMPAS.com - Penyanyi Ariana Grande menutup kolom komentar pada akun Instagram-nya, @arianagrande, setelah warganet membanjiri akun tersebut dengan komentar negatif.

Mereka menuding Grande sebagai penyebab kematian mantan pacarnya, Mac Miller. Sebagai informasi, Miller ditemukan tewas di rumahnya, Jumat (7/9/2018). Kematiannya diduga akibat overdosis obat-obatan terlarang.

Banyak orang kemudian memberi dukungan kepada Ariana Grande. Mereka meminta orang-orang tidak menyalahkan penyanyi itu atas kematian Mac Miller.

"Serbuan twit yang menyalahkan Ariana Grande atas kematian Mac Miller sangat menjijikkan. Kecanduannya  dan tidak adanya pertolongan yang menyebabkannya (kematian Miller), jangan menyalahkan orang," tulis Jack Mull melalui akunnya, @J4CKMULL.

"Berhentilah menyalahkan Ariana Grande. Picik sekali. Dia tidak ada kaitannya dengan pilihan-pilihan Mac Miller. Menyedihkan memang, tetapi kalian tidak bisa asal menyalahkan," tulis komedian Khalil Underwood.

Grande berpacaran dengan Miller selama dua tahun. Mereka putus pada Mei 2018.

Tidak lama setelah mereka putus, Ariana Grande menggandeng bintang acara Saturday Night Live, Pete Davidson. Mereka bahkan sudah bertunangan.

Seorang penggemarnya mempertanyakan hal itu. Ia mengatakan Grande terlalu cepat menjalin hubungan baru.

Tanggapan Ariana Grande terhadap pertanyaannya itu mengisyaratkan bahwa hubungannya dengan Miller sangat "toxic".

Menurut Grande, seorang perempuan seharusnya tidak bertahan dalam sebuah hubungan yang penuh "racun".

"Aku bukan babysitter atau pun ibu dan tidak seorang perempuan pun yang harus merasa seperti itu," tulis Ariana Grande dalam twitnya beberapa waktu lalu.

"Aku menyayanginya dan mencoba mendukung dia hidup bersih dari kecanduan dan berdoa untuknya. Tetapi menyalahkan perempuan untuk ketidakmampuan pria menata hidupnya adalah masalah besar," lanjut Grande.

Dalam wawancara dengan Beats 1 pada Juli lalu, Miller mengaku ikut bahagia untuk Ariana Grande. Miller menegaskan dia tidak berpikiran negatif tentang berakhirnya hubungan mereka.

"Hubunganku dengan Ariana bagian dari sesuatu yang membantu membentuk jatidiriku," kata Miller.

"Semuanya energi positif. Saya bahagia dia melanjutkan hidupnya dan aku yakin dia juga begitu," lanjut Miller.

Baca juga: Fakta Mac Miller Overdosis Bukan karena Putus Cinta dari Ariana Grande



Close Ads X