Gara-gara Film Wiro Sableng, Hanata Rue Jadi Memiliki Penggemar

Kompas.com - 09/09/2018, 19:49 WIB
Hanata Rue hadir dalam acara promosi film Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANHanata Rue hadir dalam acara promosi film Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Hanata Rue merasakan perubahan selepas main film Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.

Hanata mengaku bahwa, karena karakter Pendekar Pemetik Bunga yang diperaninya, ia jadi memiliki penggemar.

"Efek yang dirasain ya? Baru tahu rasanya punya penggemar," ujar Hanata dalam acara promosi film tersebut di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018).

"Sangat beruntung bisa dipilih dalam film Wiro Sableng dan doain supaya saya tidak songong (sombong)," sambungnya.

Baca juga: Wiro Sableng Raih 1 Juta Penonton di Hari ke-11 Penayangannya

Dari kalangan mana paling banyak penggemar Pendekar Pemetik Bunga berasal?

"Kemarin ada teman dari cyber marketing, katanya banyakan dari teman-teman cosplayer, teman-teman anime lover gitu," ceritanya.

Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 merupakan film pertama Hanata Rue sebagai pemain, bukan sebagai stuntman atau pemeran pengganti.

"Film buat aku sudah start dari 2012. Main film itu yang pertama sama Kang Yayan Ruhian, jadi stuntman. Memang sebelumnya berkecimpung dari dunia stunt, nah di stunt itu belajar basic-basic film," tuturnya.

Baca juga: Empat Pemain dan Tantangan dari Film Wiro Sableng

Hanata Rue mengaku senang bisa main film. Jika ditawari berperan dalam film lagi, ia tak akan menolaknya.

Pendekar Pemetik Bunga merupakan pendekar golongan hitam yang memiliki nama asli Wirapati. Sosoknya masih muda belia, berbadan kurus tinggi, dan memiliki rambut panjang hingga ke bahu.

Ia memiliki senjata berupa jarum berbentuk kelopak bunga. Ia muncul kali pertama dalam novel seri Wiro Sableng, karya mendiang Bastian Tito, edisi Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X