Dirawat di Rumah Sakit, Pretty Asmara Harus Transfusi Darah

Kompas.com - 14/09/2018, 05:35 WIB
Pretty Asmara saat menanti sidang kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGPretty Asmara saat menanti sidang kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Dengan napas tersengal, artis komedi Pretty Asmara menjawab pertanyaan terkait penyakit yang dideritanya.

"Enggak (bukan flu), itu karena aku engap. Dibilang sesak napas sih enggak, pernah enggak ngerasa engap? Ya gitu," kata Pretty kepada Kompas.com saat ditemui di sebuah rumah sakit di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (14/8/2018).

Sebelumnya Pretty mengungkap, bahwa dokter menyatakan ia menderita gangguan lambung. Selain itu, ada juga pembengkakan hati yang membuatnya harus menjalani serangkaian pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Tangis Pretty Asmara Pecah Saat Divonis Enam Tahun Penjara

Hemoglobin Pretty juga dinyatakan rendah. Untuk itu ia harus menjalani transfusi darah.

"Jadi harus dirawat. Ternyata hasil tes darah, HB aku drop. Mungkin sudah lama HB turun, cuma baru ketahuan," paparnya.

"Aku transfusi dua kantong (darah)," imbuhnya.

Selanjutnya, dokter meminta Pretty untuk menjalani CT scan. Namun, di rumah sakit tempat ia dirawat tak menyediakan pemeriksaan tersebut.

"Di sini enggak ada CT scan. Mau pindah aja, bisa kok pindah," paparnya.

Baca juga: Pretty Asmara Sebut Kesaksian Polisi Tak Sesuai Fakta

Meski demikian, Pretty menolak disebut menderita sakit parah.

"Cuma aku enggak mau dibilang sakit yang lain-lain, aku maunya dibilang sakitnya yang ringan saja. Maunya Dibilangnya sakit maag aja. Maag kok CT scan, ha ha ha," ucapnya.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis enam tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar kepada artis komedi Pretty Asmara pada Kamis (8/3/2018).

Baca juga: Divonis 6 Tahun, Pretty Asmara Pikir-pikir soal Banding



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X