Perpustakaan Ideal Menurut Tasya Kamila

Kompas.com - 29/09/2018, 12:02 WIB
Artis Tasya Kamila saat ditemui dalam sebuah acara literasi di Mal Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis Tasya Kamila saat ditemui dalam sebuah acara literasi di Mal Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, dunia literasi pun kini semakin berkembang, tak lagi sekedar membaca dan menulis. Begitu juga dengan perpustakaan. 

Artis Tasya Kamila yang peduli dunia pendidikan punya pandangan tersendiri soal perpustakaan yang ideal saat ini.

"Itulah yang disebut dengan literasi 4.0. Di mana perpustakaan kini harus bisa jadi learning center dan tempat workshop. Workshop farming, workshop bengkel, dan lain-lain," ucap Tasya saat ditemui dalam sebuah acara literasi di Mal Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2018).

Menurut Tasya, perpustakaan saat ini bukan hanya menjadi tempat membaca, namun juga harus bisa menjadi tempat membangun interaksi dan bertukar gagasan.

Baca juga: Tasya Kamila Jadikan Perpustakaan Sebagai Tempat Favorit

"Itu harus supaya cuma enggak baca doang tapi bisa mengaktualisasikan sesuatu menjadi karya atau sebuah project, harus ada conversation, orang harus berkolaborasi," ungkap wanita berusia 25 tahun ini.

Selain itu, kata Tasya, fasilitas penunjang lainnya juga harus ada agar aktivitas di perpustakaan benar-benar terasa hidup dan berjalan dengan dinamis.

"Tapi juga disediakan perangkat-perangkat yang memadai untuk kita browsing, untuk kita internetan," ucap Tasya.

Untuk fasilitas internet di perpustakaan yang kini mulai digencarkan, menurut Tasya, harus ada penyuluhan terhadap pengunjung agar mereka menjadi lebih tahu dan dewasa bagaimana menggunakan internet yang bijak.

"Zaman sekarang kita juga harus bisa jadi smart users, biar enggak mudah termakan isu hoax yang berseliweran di internet, oleh karena itu baca buku juga tetap penting  biar dapat pembekalan," ungkap pelantun Libur Telah Tiba ini.

Dan terpenting, lanjut Tasya, para generasi muda harus punya semangat membaca sehingga saat mengunjungi perpustakaan tak akan muncul rasa jenuh.

"Karena kita bisa memenuhi kebutuhan, kehausan-kehausan kita akan suatu informasi, kehausan akan hiburan juga, karena membaca bisa jadi hiburan," imbuh Tasya.

Baca juga: Tasya Kamila Tertarik Jadi Dosen

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X