Maria Simorangkir: Saya Bangga Punya Kulit Hitam

Kompas.com - 06/10/2018, 08:24 WIB
Maria Dwi Permata Simorangkir atau Maria Simorangkir, tampil menghibur warga Kota Atambua, dalam Festival Cross Border, Jumat (5/10/2018) malam KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereMaria Dwi Permata Simorangkir atau Maria Simorangkir, tampil menghibur warga Kota Atambua, dalam Festival Cross Border, Jumat (5/10/2018) malam

ATAMBUA, KOMPAS.com - Juara Indonesian Idol 2018 Maria Dwi Permata Simorangkir atau Maria Simorangkir, menghibur warga Kota Atambua, dalam Festival Cross Border, Jumat (5/10/2018) malam.

Maria menyanyikan sejumlah lagu hits Tanah Air. Aksi memukau perempuan bersuara tinggi tersebut membuat para penonton pun bertepuk tangan gemuruh.

Saat berada di atas panggung, Maria pun dimintai tanggapan tentang Atambua, oleh pembawa acara.

Maria menuturkan ia mendapat informasi awal bahwa Atambua sedang mengalami kekeringan. Namun saat ia sudah berada di sana, pada malam hari hujan mengguyur kota yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste itu.

"Menurutku itu adalah hujan berkat. Maria merasa bersyukur bisa datang pas hujan di Atambua,"ucap Maria.

Maria juga mengaku, memiliki pengalaman pertama bernyanyi di tempat yang paling jauh, yakni di Atambua.

"Di Atambua ini juga, warganya memiliki kulit yang eksotik seperti aku. Maria bangga punya kulit hitam. Itu karena ciri khas kita sebagai kulit hitam. Orang Medan biasa manggilnya Maria black. Nanti kalau aku putih, ngak ada lagi yang panggil aku Maria black,"ucap Maria.

Maria juga mengatakan, dirinya mengunjungi sejumlah obyek wisata yang menarik, seperti Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain dan Pantai Pasir Putih Atambua.

Maria tampil di hadapan ribuan warga yang memadati Lapangan Simpang Lima Atambua. Ia menyanyikan sejumlah lagu, "Beraksi" dari Kotak, "Dealova" dari Once Mekel, "Mimpi" dari Anggun C Sasmi, "Izinkan Aku Menyayangimu" dari Iwan Fals dan" Never Enough" dari Loren Allred, serta "Meraih Bintang" dari Via Vallen.

Di hadapan penonton, Maria mengaku senang sekali bisa bernyayi untuk warga Kabupaten Belu yang berbatasan dengan Timor Leste.

"Kita masih lanjut dan masih semangat ya Atambua. Terus terang ini baru pertama kali saya datang ke Atambua dan saya sangat senang sekali,"ucap Maria.

Maria pun berterima kasih kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Belu Willybrodus Lay dan juga masyarakat Kabupaten Belu.

Terlihat warga yang menonton penampilan Maria, begitu antusias dan terus berdiri mendekat ke panggung tempat Maria menyanyi.

Nama Maria meroket setelah berhasil menjadi pemenang Indonesian Idol musim kesembilan yang ditayangkan di RCTI pada tahun 2018.

Maria pernah menjadi peserta Indonesian Idol Junior pada musim pertama yang ditayangkan di MNCTV. Namun Maria tereliminasi di babak spektakuler 10 sebagai finalis 5 besar pada tanggal 31 Januari 2015.

Baca juga: Maria Simorangkir Hibur Warga Atambua di Festival Cross Border



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X