Perjalanan 50 Tahun Arfial

Kompas.com - 10/10/2018, 09:00 WIB
Penulis Jodhi Yudono
|

SURAKARTA, KOMPAS.com--Pameran retrospeksi karya Perjalanan 50 Tahun Arfial Arsad Hakim yang akan diselenggarakan di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo tanggal 10-15 Oktober 2018 adalah penyelenggaraan yang tertunda karena sesungguhnya Arfial merencanakan pameran retrospeksinya diselenggarakan pada tahun 2016 setelah terselenggara di Galeri Nasional Indonesia pada bulan Maret 2016 yang lalu. Karena berbagai hal, Arfial menunda pameran retrospeksinya di Balai Soedjatmoko Solo.

Pembukaan pameran berlangsung Rabu, 10 Oktober 2018 pukul 19.30 WIB. Dibuka oleh:
Prof. Dr. H. Ravik Karsidi, M.S. (Rektor Universitas Sebelas Maret), Dr. Guntur, M.Hum.
(Rektor Institut Seni Indonesia Surakarta), Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE.
(Plt. Rektor Universitas sahid Surakarta); dengan hiburan musik akustik oleh: Afie Suarsa, S.Sn. dkk.

Pameran ini akan menampilkan karya Arfial Arsad Hakim (68) mulai dari yang dihasilkan tahun 1968 semasa dia belajar melukis pada pelukis Sekargunung di Medan berupa lukisan pemandangan alam dan potret naturalis realis, lukisan tahun 1971 sewaktu Arfial kuliah di Fakultas Teknik Sipil UNSRI Palembang yang juga dalam genre yang sama, gambar dan skets karya tahun 1972/ 1973 awal kuliah di Seni Rupa ITB, lukisan karya capaian studi tahun 1978 dan perjalanan panjangnya sampai karya terakhir tahun 2018.

Pameran retrospeksi di Galeri Nasional Indonesia dominan karya lukisan, sedangkan pamerannya di Balai Soedjatmoko Solo lebih banyak memamerkan gambar dan skets yang belum sempat dipamerkan sewaktu di Jakarta. Sebagian besar lukisan dalam pameran tahun 2016 yang lalu dipinjam dari beberapa orang kolektornya yang berdomisili di Jakarta, untuk pamerannya di Solo hal ini sulit dilakukan.

Sebagai pelukis yang juga pendidik (sebagai Asisten Dosen di Seni Rupa ITB 1976-1980, Dosen FSRD UNS 1981-2015, Dosen LB ISI Solo 2000-2003), Dosen LB FSRD USAHID 2010-sekarang), maka Arfial Arsad Hakim Sang Pelukis Sang Guru yang telah mendedikasikan hidupnya sebagai pelukis selama 50 tahun (1968-2018) dan sebagai guru lebih dari 40 tahun (1976-2018), tentunya memiliki banyak pengalaman yang dapat diapresiasikan dalam pameran ini. Hal ini dapat disaksikan dalam materi utama pameran berupa lukisan, gambar, dan skets, patung, serta materi pendukung berupa tulisan, artikel, kegiatan diskusi, menjadi yuri, dan lain-lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.